JAYAPURA,NOKENLIVE.com- Badan pengawas pemilu Umum (Bawaslu) Kota Jayapura melakukan Pelantikan dan Bimbingan Teknis Pengawasan kelurahan atau kampung se-Kota Jayapura pada pemilihan suara ulang (PSU) Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Papua pasca putusan Mahkamah Konstitusi (MK).
Bimbingan teknis tersebut berlangsung di aula Sian Soor, Kota Jayapura, Papua, Rabu (02/07/2025).
Ketua Bawaslu Kota Jayapura Frans Rumsarwir mengatakan, pihaknya akan mengawasi proses PSU yang dijadwalkan KPU Provinsi Papua pada 6 Agustus 2025
“kami sudah melantik ketua ketua pengawasan distrik di 39 kelurahan atau kampung di kota Jayapura,” ungkapnya.
Menurut Frans, pemilihan pada 27 November 2024, melaksanakan pengawasan di masing-masing kelurahan dan kampung, ada beberapa yang diganti, karena mereka ambil jabatan selain pengawasan.
Di Distrik Heram ada dua pengawas yang diganti, kemudian distrik yang lain diaktifkan kembali karena bersedia untuk mengawasi selama 3 bulan ini,” tuturnya.
Kata Frans, sesuai dengan ketentuan mereka harus melaksanakan PSU sesuai dengan keputusan MK, terkait dengan PSU Gubernur dan Wakil Gubernur, sehingga pengawas akan melaksanakan tugas sampai dengan Agustus nanti.
“Setelah pelantikan panwas distrik, ketua-ketua yang ada di 5 distrik setelah ini, akan melakukan mengikuti bimtek terkait dengan peraturan pengawasan yang akan dilaksanakan dalam tahapan kampanye dan pemilihan sampai dengan pemungutan serta direkapitulasi suara,” jelasnya.
Berikut ini data panwas distrik di 39 kelurahan dan kampung di Kota Jayapura yang dihimpun Nokenlive.com dari Bawaslu Kota Jayapura:
- Distrik Heram 5 anggota
- Distrik Muara Tami 8 anggota
- Distrik Abepura 11 anggota
- Distrik Jayapura Utara 8 anggota
- Distrik Jayapura Selatan 7 anggota
Jumlah keseluruhan panwas distrik 39 kelurahan dan kampung ini akan bersama masyarakat kota Jayapura mengawasi PSU Pilkada Gubernur dan Wakil Gubernur Papua secara baik dan adil.
“Kami menghimbau, agar masyarakat berpartisipasi datang ke TPS nanti pada tanggal 27 Juli meningkatkan partisipasi memilih kemudian mengawasi bersama juga terkait dengan PSU Pilkada Gubernur dan Wakil Gubernur Papua, agar semua berjalan dengan baik aman,” ujar Frans. (Hubertus Gobai/Fredik).





Apa komentar anda ?