ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Redaksi Nokenlive.com
  • Advertise
  • Syarat dan Ketentuan
  • Contact
  • Ketentuan Penggunaan
Kamis, Juni 11, 2026
  • Home
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Papua Tengah
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal
  • Home
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Papua Tengah
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal
No Result
View All Result
No Result
View All Result
  • Home
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Papua Tengah
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal

Home » Klarifikasi Abisai Rollo dan Seruan Damai untuk Papua

Klarifikasi Abisai Rollo dan Seruan Damai untuk Papua

Abisai Rollo : Saya tidak pernah punya niat mengusir orang gunung dari Kota Jayapura.

Oleh : Nokenlive
19 Juni 2025
Di Provinsi Papua
0
Klarifikasi Abisai Rollo dan Seruan Damai untuk Papua

Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo bersama dengan para tokoh Papua Pegunungan, Herry Asso usai pertemuan di Kampung Kayo Pulau, Rabu (18/6/2026).

Jayapura, Nokenlive.com- Di tengah riuhnya reaksi publik terhadap potongan video pernyataan Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo, yang viral di media sosial, sang Wali Kota akhirnya angkat bicara. Lewat pertemuan bersama tokoh intelektual Papua Pegunungan, Hery Asso, Rabu malam (18/6), Abisai Rollo menegaskan: “Saya tidak pernah punya niat mengusir orang gunung dari Kota Jayapura.”

Pernyataan ini sekaligus menjadi upaya meluruskan kesalahpahaman yang sempat memicu keresahan di tengah masyarakat Papua. Klarifikasi ini penting, bukan sekadar untuk menjaga nama baik, tetapi demi merawat persaudaraan yang telah lama dibangun antara masyarakat pesisir dan masyarakat pegunungan di Ibu Kota Provinsi Papua.

“Saya Ondoafi. Tidak ada dalam budaya kami untuk mengusir siapa pun. Mereka yang dari gunung adalah saudara-saudara saya. Saya beri mereka tanah, tempat tinggal, bahkan lahan gereja di Koya. Jadi tidak masuk akal kalau saya ingin usir mereka,” tegas Rollo.

Ia menjelaskan bahwa potongan video yang tersebar hanyalah bagian dari pernyataan panjang saat merespons keresahan masyarakat adat atas aksi-aksi demonstrasi yang dinilai anarkis. Sayangnya, kata “orang gunung” menjadi pemicu salah tafsir publik.

“Itu bukan ditujukan kepada semua masyarakat pegunungan. Tapi kepada oknum yang suka bikin demo rusuh. Itu aspirasi yang saya terima saat Turkam dari masyarakat adat di kampung-kampung,” katanya.

Dalam kesempatan yang sama, Hery Asso, mewakili suara masyarakat Papua Pegunungan, menyampaikan bahwa ia dan rekan-rekannya sempat kecewa dan kaget.

“Selama ini kami melihat bapak Abisai sebagai orang tua. Dia beri tanah, beri perhatian. Tapi potongan video itu mengejutkan kami,” ujar Hery.

Ia menegaskan, pertemuan ini adalah langkah awal untuk membangun pemahaman bersama dan berharap akan ada pertemuan lebih luas antara Wali Kota dengan para tokoh Papua Pegunungan  baik tokoh adat, pemuda, perempuan, hingga gereja  demi meredam ketegangan dan membangun kembali kepercayaan publik.

Seruan Damai dan Dialog Terbuka

Abisai Rollo dalam pernyataan lanjutannya mengajak semua pihak di Kota Jayapura untuk menciptakan iklim damai, tanpa kekerasan, tanpa palang jalan, dan tanpa aksi anarkis. Pemerintah, katanya, selalu terbuka untuk dialog.

“Kalau ada aspirasi, silakan datang ke saya. Saya pasti terima. Kita selesaikan dengan musyawarah. Jayapura harus aman, karena kota ini milik kita bersama,” ungkapnya.

Pernyataan Wali Kota ini menjadi penting di tengah situasi Papua yang mudah terprovokasi oleh isu-isu sensitif. Kedewasaan dan ketenangan dalam menyikapi pernyataan publik, serta semangat dialog, menjadi kunci menjaga keharmonisan antar suku dan kelompok.

Harapan dari Tanah Damai

Pernyataan bersama dua tokoh ini  dari pesisir dan pegunungan  adalah simbol bahwa perbedaan bukan pemisah, tapi kekuatan. Papua adalah rumah besar untuk semua anak bangsa. Kota Jayapura adalah simpul perjumpaan dan persaudaraan. Sudah saatnya kita lebih sering duduk bersama daripada saling mencurigai.

“Kami tidak akan palang, kami tidak akan demo. Tapi kami ingin didengar,” kata Hery menutup pertemuan dengan pesan damai. ( Redaksi NL )

Bagikan1Tweet1KirimBagikan
Berita Sebelumnya

Peringatan Keras Dari Wamendagri : “Stop Pernyataan Provokatif Dan Tindakan Diskriminatif

Berita Selanjutnya

Irwasda Polda Papua Dorong Pengprov PASI Papua Rutin Laksanakan Kejuaraan Atletik

Berita Terkait

Peringati Hari Lingkungan Hidup, Pemprov Papua Bersihkan Kali Anafre, 2 Ton Sampah Diangkut
Provinsi Papua

Peringati Hari Lingkungan Hidup, Pemprov Papua Bersihkan Kali Anafre, 2 Ton Sampah Diangkut

Lulus 100 Persen, 348 Siswa SMPN 9 Jayapura Torehkan Prestasi Akademik dan Nonakademik Sepanjang 2026
Pendidikan

Lulus 100 Persen, 348 Siswa SMPN 9 Jayapura Torehkan Prestasi Akademik dan Nonakademik Sepanjang 2026

Lulus 100 Persen, SMP YPK Paulus Dok V Jayapura Torehkan Prestasi Akademik dan Nonakademik Sepanjang 2026
Pendidikan

Lulus 100 Persen, SMP YPK Paulus Dok V Jayapura Torehkan Prestasi Akademik dan Nonakademik Sepanjang 2026

278 Siswa SMPN 3 Jayapura Lulus 100 Persen, Kepsek Apresiasi Dukungan Orang Tua
Kabar Port Numbay

278 Siswa SMPN 3 Jayapura Lulus 100 Persen, Kepsek Apresiasi Dukungan Orang Tua

Berita Lainnya

Apa komentar anda ?

Nokenlive - Berita Papua Terkini

Menyuarakan Pembangunan di Papua dalam Berbagai Aspek Kehidupan

Ikuti Kami

  • Tentang Kami
  • Redaksi Nokenlive.com
  • Advertise
  • Syarat dan Ketentuan
  • Contact
  • Ketentuan Penggunaan

© 2018 Nokenlive - Berita Terkini Seputar Papua

Selamat datang kembali

Masuk dengan akun anda

Lupa kata sandi?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email untuk mereset kata sandi

Masuk

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tentang Kami
  • Redaksi Nokenlive.com
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Politik dan Pemerintahan
  • Ekonomi & Bisnis
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Daerah
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal

© 2018 Nokenlive - Berita Terkini Seputar Papua