Wamena, Nokenlive.com – Langkah besar menuju terwujudnya pusat pemerintahan definitif di Provinsi Papua Pegunungan resmi dimulai. Pemerintah Kabupaten Jayawijaya menyerahkan lahan seluas 122,5 hektar yang terletak di Gunung Susu kepada Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan untuk pembangunan Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP).
Penyerahan lahan ini ditandai dengan penandatanganan Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) yang digelar di Ruang Rapat Bupati Jayawijaya, Kamis (8/5). Hadir dalam seremoni ini Gubernur Papua Pegunungan Dr. (H.C) John Tabo, S.E., M.B.A., Penjabat Sekda Papua Pegunungan Drs. Wasuok Demianus Siep, serta Bupati Jayawijaya Athenius Murib. Acara juga disaksikan oleh para tokoh adat, pemilik lahan, DPRD, Forkopimda, dan pejabat daerah lainnya.

Dalam sambutannya, Gubernur John Tabo menyatakan bahwa hibah ini menandai dimulainya pembangunan pusat pemerintahan provinsi secara menyeluruh.
“Tanah ini telah resmi dihibahkan dan akan segera kita manfaatkan untuk membangun Kantor Gubernur, DPRP, dan MRP. Kita akan segera melapor ke Menteri Dalam Negeri bahwa Papua Pegunungan siap membangun,” tegas Gubernur Tabo.
Ia juga menyebut bahwa lahan lain di kawasan Walesi dan Wouma yang telah dibebaskan sebelumnya akan digunakan untuk pembangunan instansi pemerintahan lainnya.
Sementara itu, Bupati Athenius Murib menyampaikan bahwa hibah ini merupakan bentuk dukungan penuh Pemerintah Kabupaten Jayawijaya terhadap pembangunan pusat pemerintahan provinsi.
“Semua dokumen hibah telah kami serahkan secara lengkap dan disaksikan berbagai unsur, termasuk tokoh masyarakat dan Forkopimda. Kami juga meminjamkan sejumlah bangunan milik kabupaten untuk digunakan sementara oleh Pemerintah Provinsi, seperti Kantor Dinas Pendidikan yang kini difungsikan sebagai Kantor Gubernur,” ujar Murib.
Dengan penyerahan lahan dan pengesahan NPHD ini, Provinsi Papua Pegunungan kini memasuki babak baru dalam memperkuat infrastruktur pemerintahannya. Proyek pembangunan KIPP diharapkan segera dimulai guna menghadirkan layanan publik yang modern, terintegrasi, dan dekat dengan masyarakat.
Redaksi NL





Apa komentar anda ?