Jayawijaya, Nokenlive.Com – Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Jayawijaya, Provinsi Papua Pegunungan dokter Willy Mambieuw memastikan kondisi geografis di wilayah ini ikut menghambat serapan anggaran yang hingga kini di atas 50 persen, terutama untuk kegiatan fisik dari APBD yang ditetapkan sekitar Juni atau Juli 2024.
Dokter bedah Willy Mambieuw di Wamena, Minggu, mencontohkan pembangunan puskesmas di Distrik Walaik lambat dikerjakan sebab empat jembatan penghubung untuk pendistribusian logistik terputus.
“Misal di Walaiak itu kita terkendala dengan ada empat jembatan yang harus mereka buat, tetapi semuanya sudah selesai dan bulan ini kita sudah bisa bergerak ke lokasi,” katanya.
Selain Puskesmas Walaik, pemerintah sedang membangun lagi satu puskesmas di Distrik Trikora. Trikora merupakan distrik yang tidak memiliki akses jalan untuk mobil maupun motor.
Sehingga pendistribusian bahan ke sana seluruhnya menggunakan helikopter dan pemerintah mengharapkan tidak ada gangguan cuaca atau kabut saat mobilisasi logistik.
“Untuk Trikora saya sudah koordinasi dengan penyedianya, semua bahan-bahan mereka sudah siapkan, tinggal mereka transport langsung pasang,” katanya.
Dokter Mambieuw optimis dalam beberapa bulan ke depan mereka bisa menuntaskan penyerapan anggaran untuk kegiatan fisik dan non fisik.
“Saya optimis tahun ini pasti selesai untuk kegiatan fisik dan non fisik di dinas kesehatan,” katanya.
REDAKSI





Apa komentar anda ?