Jayawijaya, Nokenlive.Com – Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Jayawijaya, Provinsi Papua Pegunungan belum menerima surat dari kepala daerah terkait antisipasi kerusuhan, walaupun beberapa guru maupun orang tua telah khawatir kerusuhan akan terjadi pada pemilihan kepala daerah (pilkada) bupati dan gubernur.
Sekretaris Dinas Pendidikan Jayawijaya Bambang Budiandoyo di Wamena, Rabu, mengatakan pihaknya masih mengacu pada kalender pendidikan Tahun 2024/2025 yaitu pelaksanan ujian sekolah digelar September dan November 2024.
“Apabila di kemudian hari ada secara informasi resmi dari lembaga terkait yang resmi, kami akan menyesuaikan. Tetapi sampai hari ini karena belum ada informasi resmi dari kementerian, pemerintah daerah maka kami masih berpijak pada kalender pendidikan,” katanya.
Tidak dipungkiri bahwa ada sekolah yang lebih dahulu melaksanakan tahapan ujian sebab mereka khawatir kejadian Wamena berdarah yang terjadi tiba-tiba pada September 2019 terulang.
“Memang ada beberapa sekolah kami sempat tahu juga dan kami klarifikasi kenapa begini, lalu mereka sampaikan terkait kekhawatiran ada kerusuhan saat pilkada,” katanya.
Pelaksanan ujian tengah semester nantinya dilakukan pada minggu ke dua atau ke tiga bulan September, sementara ujian akhir semester dilakukan pertengahan November atau beretepatan dengan bulan dilakukan pungut hitung suara pemilihan gubernur dan wakil gubernur serta bupati dan wakil bupati.
Perlu diketahui bahwa kerusuhan Tahun 2019 terjadi secara tiba-tiba tanpa terdeteksi aparat penegak hukum sehingga aparat lambat memukul mundur massa. Akibatnya puluhan warga meninggal dunia, ratusan kendaraan, rumah dan perkantoran dibakar.
Sejumlah warga yang menghadapi situasi kerusuhan saat itu masih trauma sehingga khawatir jika pilkada kali ini akan diwarnai kerusuhan lagi.
REDAKSI





Apa komentar anda ?