
Jayapura, Nokenlive
Bawaslu Provinsi Papua menggelar Diskusi bersama Insan Pers dalam rangka memantapkan peran media untuk melakukan pengawasan secara pastisipatif pada penyelenggaraan Pilkada November mendatang. “Media harus mengambil peran secara proporsional khususnya saat mempublikasikan para Calon yang akan berkontestasi”, ujar Cunding Levi, salah satu pembicara saat memaparkan materi kegiatan yang diselenggarakan di Kafe Hangover pada Kamis 12 September (12/1).
Menurutnya amanat UU memberikan kewenangan kepada Pers untuk menjadi mata dan telinga masyarakat dalam melalukan pengawasan terhadap perjalanan Demokrasi, termasuk mengawasi seluruh perangkatnya. “Amanat UU ini kita diberi porsi untuk mengawal demokrasi, tentunya prinsip independensi tidak boleh diabaikan, juga yang tidak boleh terlupa adalah verifikasi data dan menyajikannya sesuai dengan fakta agar tidak memperkeruh suasana Pemilukada”, terangnya.
Ditempat yang sama Ketua Bawaslu Provinsi Papua, Hardin Halidin mengatakan bahwa pihaknya mengharapkan peran aktif insan pers agar bersama-sama Bawaslu dalam mengawasi Pemilukada di Papua. “Saya berharap kerjasama dari teman-teman Pers secara aktif agar mendukung kinerja Bawaslu Papua, kalau bisa kita aktifkan pertemuan seminggu sekali untuk meng-update perkembangan terkini”, ujarnya.
Sementara itu Insan Pers sangat antusias dalam berinteraksi pada sessi diskusi, salah satu awak media Hesty Kere yang mewakili TVRI Papua mengakui bahwa kegiatan yang digelar Bawaslu sangat penting dalam mengoptimalkan peran Pere dalam pengawasan Pilkada. “Baik sekali pertemuan hari ini tentunya kami harap bisa lebih meningkatkan peran Pers di Pilkada dengan terlibat secara aktif”, tuturnya. (Fibra)




Apa komentar anda ?