Sentani – Nokenlive.com
Pemerintah Kabupaten Jayapura kini melakukan pembinaan terhadap 30 pengusaha Orang Asli Papua (OAP) asli dari Kabupaten Jayapura.
30 orang pengusaha OAP asli Kabupaten Jayapura ini diharapkan kedepannya bisa menjadi pengusaha handal yang bisa bersaing dengan pengusaha lainnya di Tanah Papua.
Sekretaris Daerah Kabupaten Jayapura, Dr. Hana Hikoyabi, S.Pd. M.KP ketika dikonfermasi membenarkan adanya pembinaan yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Jayapura terhadap 30 pengusaha OAP asli dari Kabupaten Jayapura.
“Ya kita tidak bisa biarkan mereka begitu saja. Kita harus berikan pembinaan kepada mereka mulai dari sekarang untuk menjadi pengusaha sukses dan berkompoten,” ungkap Sekda, Hana Hikoyabi.
Sementara itu demi mendukung kamampuan para pengusaha OAP Kabupaten Jayapura, pihaknya berkerja sama dengan PT. Penjamin Kredit Daerah (Jamkrida) sebagai pemodal awal mendukung keberadan 30 orang pengusaha OAP Kabupaten Jayapura ini.
“Dari pihak PT. Jamkrida mereka juga sudah lakukan prosentase dengan kami di Pemerintah Daerah Kabupaten Jayapura bersama dengan dengan 30 orang pengusaha OAP ini,” terang Sekda.
Kata Sekda, 30 orang pengusaha ini masih dalam tahap uji coba. Mereka akan didampingi dulu semua proses yang ada sampai benar-benar bisa mandiri sendiri.
“Kita bisa lihat sendiri kenyataannya kenapa banyak pengusaha orang Papua belum semuanya sukses dibidangnya dan menyambung ini secara estafet yang lebih serius artinya bisa berkesinambungan secara terus menerus. Padahal kita lihat mereka berkualitas,” terang Sekda.
Menyikapi persoalannya ini maka pihaknya melakukan komunikasi dengan PT. Jamkrida untuk mereka mendampingi 30 pengusaha OAP yang menjadi binaan dari Pemkab. Jayapura tersebut.
“Ini baru kita uji coba dulu. Mereka juga baru masukkan berkas-berkas perusahan dan sudah diserahkan ke Badan Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah Kabupaten Jayapura untuk diverifikasi,” tuturnya.
Lanjut Sekda, semua ini ada tahapan dan mekanismenya. Pihaknya juga mendorong agar pengusaha asli Papua ini mereka bisa dapat pekerjaan disini dan berkompetisi dengan sehat sesuai aturannya.
“Kita tidak membatasi pengusaha Papua di Kabupaten Jayapura. Silakan saja mereka ikut kompetisi dalam pelelangan proyek di Pemkab Jayapura ini. Tetapi kosentrasi kita kepada 30 orang yang dibina saat ini agar mereka bisa dituntun dengan baik dan mampu bersaing menjadi pengusaha yang bagus,” ucap Hana.
Tambah Sekda, untuk tahun ini baru 30 orang yang dibina oleh Pemkab Jayapura. Tetapi kedepan bukan tidak mungkin akan bertambah jumlahnya.
Namun dari 30 orang tersebut akan dilihat juga sampai sejauh mana kemampuan mereka. Kalau tidak berhasil akan dievaluasi juga.
“Mungkin dalam perjalanan nanti dari 30 orang ini ada yang berhasil pasti ada yang tidak. Harapan kita semuanya jadi. Kalaupun tidak maka pasti dievaluasi kinerja mereka,” tuturnya.
Namun Sekda percaya dengan strategi yang di buat oleh PT. Jamkrida. Melihat dari hasil prosentase yang mereka sampaikan yakin Jamkrida bisa membantu pengusaha ini menjadi pengusaha handal yang bisa dipertanggungjawabkan kedepannya.
Sekda menegaskan,tidak ada kepentingan apapun dirinya dalam pembinaan penguasaha OAP di Kabupaten Jayapura tersebut.
“Kan ada aturannya. Sehingga jalan ini sesuai mekanisme dan aturan tersebut. Tujuan kami supaya pengusaha asli Papua ini bisa mandiri untuk berkarya di negeri sendiri. Kita mulai dari hal kecil dulu. Toh harus ada proses pembelajaran dan pembinaan dulu dan tentunya Pemerintah juga punya kewajiban untuk membina para pengusaha OAP ini,” tutup Sekda,Hana Hikoyabi. (HANS PALEN).





Apa komentar anda ?