Jayapura, Nokenlive.com
Kepala Sekolah SMPN 2 Jayapura, Dorthea Caroline Enok menegaskan, sesuai misi sekolah baik dewan guru maupun siswa siswi berkomitmen menolak keras narkoba dilingkungan sekolah.
Hal ini sangat penting karena bahaya narkoba sudah merambat hingga ke pelosok, bahkan ke dunia pendidikan yang ada di Papua.
“Lebih khusus di kota Jayapura, karena bagi kami pencegahan terhadap narkoba sejak dini sangat penting dan harus kita lakukan bagi peserta didik di sekolah kami,” tegas Kepsek SMPN 2 Jayapura, Dorthea Caroline Enok saat dijumpai awak media usai kunjungan Kepala BNN Papua Brigjen Pol Rahmat Hidayat, Senin, (7/11/22).
Lebih lanjut Thea Enok sapaan akrabnya mengatakan, sebagai bapa, ibu guru telah melaksanakan tugas dan fungsi sebagai pendidik.
“Kami butuhkan dukungan semua pihak termasuk pihak BNN guna mendapat pemahaman dan informasi serta sosialisasi secara berkesinambungan tentang bahaya penyalagunaan narkoba itu sendiri dikalangan dunia pendidikan, khususnya bagi para siswa SMPN 2 Jayapura, Kota Jayapura, Papua,” ujarnya.
Dorthea Caroline Enok mengungkapkan akan terus melakukan upaya pencegahan sejak dini baik lewat sosialisasi dengan mendatangkan pihak yang berkompoten baik BNN, Polda, maupun pihak terkait lainnya.
Hal itu guna memberikan pemahaman dan pencerahan kepada para siswa tentang bahaya narkoba dan dampak bagi kesehatan dan pendidikan generasi muda.
“Kami akan melakukan pemeriksaan secara dini terhadap para siswa dalam waktu dekat,” singkatnya.
Kedepan, kata Dorthea Caroline Enok akan memanggil orangtua murid dalam rangka melakukan pencegahan ekstra bagi anak didik supaya terhindar dari penyalagunaan narkoba, terutama untuk narkoba jenis ganja.(ANDIKA PAMAN)





Apa komentar anda ?