Jayapura, Nokenlive.com
Adanya aksi demo besar besaran dilakukan Koalisi Rakyat Papua (KRP) bela Lukas Enembe di kota Jayapura, akibatnya dua Sekolah Menengah Pertama (SMP) tidak dapat mengikuti ujian Asesment Nasional Berbasis Komputer (ANBK) sesuai jadwal.
Adapun dua tersebut yaitu, SMP YPPK Paulus Abepura dan SMP Advent Abepura tak ikut ujian ANBK sesuai jadwal seharusnya dilaksanakan Senin – Selasa, (19 -20/09/2022).
Akibatnya dua sekolah SMP saling berhadapan tersebut pas berada dijalan utama, Abepura merupakan jalur yang dilewati para aksi pendemo mengikuti ANBK susulan pada Rabu dan Kamis, (21-22/09/2022).
Kepala Bidang Pembina SMP Dinas Pendidikan Kota Jayapura, Musa Kambu mengatakan, dari 38 sekolah SMP yang ada di kota Jayapura seluruhnya telah melaksanakan ANBK sesuai jadwal yang ada.
“Namun dari 38 Sekolah SMP yang ikut ujian ANBK di kota Jayapura, ada dua sekolah SMP yang tidak dapat melaksanakan ujian ANBK karena sekolahnya berada dijalan utama dan merupakan jalur yang dilalui para pendemo yaitu, sekolah SMP YPPK Paulus Abepura dan SMP Advent Abepura,” jelas Musa Kambu ketika dijumpai wartawan nokenlive.com , diruang kerjanya, Rabu, (21/9/22).
Kambu menjelaskan, siswa siswi di kota Jayapura yang mengikuti ujian UNBK harus meningkat dari jumlah sekarang sebanyak 45 orang siswa.
Hal itu akan membantu tiap sekolah untuk mengukur kemampuan dan ketrampilan peserta didik itu sendiri dan juga untuk pemetaan daripada mutu dan kualitas pendidikan bagi para siswa jenjang Sekolah Menengah Pertama, di Kota Jayapura dan Papua pada umumnya nanti. (ANDIKA PAMAN)





Apa komentar anda ?