ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Redaksi Nokenlive.com
  • Advertise
  • Syarat dan Ketentuan
  • Contact
  • Ketentuan Penggunaan
Rabu, April 22, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Papua Tengah
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal
  • Home
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Papua Tengah
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal
No Result
View All Result
No Result
View All Result
  • Home
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Papua Tengah
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal

Home ยป Tolak Bergabung Ke Provinsi Papua Pegunungan, Masyarakat Pegubin Siap Gugat Ke MK

Tolak Bergabung Ke Provinsi Papua Pegunungan, Masyarakat Pegubin Siap Gugat Ke MK

Oleh : Noken Live
2 Juli 2022
Di Politik dan Pemerintahan
0

JAYAPURA, ๐—ก๐—ผ๐—ธ๐—ฒ๐—ป๐—น๐—ถ๐˜ƒ๐—ฒ.C๐—ผ๐—บ

Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dalam Rapat Paripurna Masa Persidangan V Tahun Sidang 2021-2022, pada Kamis, 30 Juni 2022 secara resmi telah mengesahkan tiga rancangan undang-undang (RUU) daerah otonomi baru (DOB) menjadi UU. Ketiga DOB itu yakni Provinsi Papua Selatan, Provinsi Papua Tengah, dan Provinsi Papua Pegunungan.

 

Kendati demikian, keputusan itu mendapat protes dan reaksi keras dari sebagai masyarakat Papua, terutama pemerintah dan seluruh elemen masyarakat Kabupaten Pegunungan Bintang (Pegubin). Pasalnya, dalam UU itu, daerah administratif Pegubin dipindahkan dari Provinsi Papua ke Provinsi Papua Pegunungan dengan ibukota Wamena.

 

โ€œIni sangat kami sesalkan. Padahal sejak sepekan terakhir, baik Bupati, ASN, tokoh adat, tokoh agama, intelektual dan mahasiswa melakukan protes keras agar kami dari Pegunungan Bintang tetap ada di Provinsi Papua. Bahkan Bupati juga sudah bersurat resmi ke Presiden, Mendagri dan DPR RI. Tapi kok Pemerintah Pusat, dalam hal ini Komisi II DPR RI dan Kemendagri tidak mau dengar aspirasi kami. Kami akan gugat ke Mahkamah Konstitusi,โ€ tegas intelektual Pegunungan Bintang, Yance Tapyor, ST.M.AP kepada media di Jayapura, Jumat, 1 Juli 2022.

 

Menurut Yance, tujuan pemekaran adalah mendekatkan pelayanan kepada masyarakat Papua, baik bidang ekonomi, pendidikan, kesehatan, sosial dan politik. Oleh karena itu, Pemerintah Pusat harusnya mencermati letak Pegunungan Bintang dan aksesnya yang selalu bergerak ke Utara yakni ke Keerom, Kota Jayapura, dan Kabupaten Jayapura. Bukan ke Merauke, apalagi ke Wamena.

 

โ€œKami sudah menderita dan dianaktirikan selama 45 tahun ketika berada di Kabupaten Jayawijaya. Kami tak punya akses sama sekali dari Pegunungan Bintang ke Wamena. Kami seluruh masyarakat dari 34 distrik dan 277 kampung sudah menyatakan sikap bahwa kami tetap berada di Provinsi Papua. Karena jika tidak, kami tambah menderita karena makin jauh dari ibukota provinsi,โ€ tegasnya.

 

Yance Tapyor juga menyesalkan bahwa dalam pertemuan Panja Pemekaran dari Komisi II DPR RI dengan para bupati di Hotel Horison Kotaraja, 25 Juni 2022, sebenarnya masalah ini sudah diangkat yakni posisi Pegunungan Bintang yang meminta tetap berada di Provinsi Papua, di samping persoalan letak ibu kota Provinsi Papua Tengah antara Nabire dan Timika.

 

โ€œTapi kok Pemerintah Pusat tetap ngotot masukkan kami di Provinsi Papua Pegunungan? Harus diingat bahwa pemekaran ini tidak berdasarkan kultur atau adat tapi berdasarkan akses geografis. Semua akses kami dari Sentani lewat pesawat ke semua distrik. Harusnya ada kajian ilmiah sebelum membagi kabupaten ini ke provinsi-provinsi,โ€ tuturnya.

 

Pada kesempatan itu, tegas Yance yang juga Plt. Kepala Dinas PU dan Perumahan Pegubin, mengapresiasi Bupati Spei Bidana yang tetap kokoh dan tidak pantang mundur untuk terus memperjuangkan agar Pegubin kembali ke Provinsi Papua. Sebab itulah sosok pemimpin sejati yang berpikir bagi nasib masa depan rakyatnya.

 

Saat ini, katanya, Bupati Spei Bidana dan 25 anggota DPRD Pegubin berada di Jakarta untuk memperjuangkan aspirasi ini. Ia menilai, keputusan ini harus dikaji dan diuji materi tentang dasar pemindahan Pegubin ke Provinsi Papua Pegunungan.

 

โ€œDan kami minta anggota DPR RI dari Dapil Papua harus melihat persoalan ini dan ikut memperjuangkan di DPR dan Kemendagri. Masyarakat Pegunungan Bintang yang sudah memilih kalian, menunggu tanggung jawab moril kalian memperjuangkan aspirasi mereka,โ€

 

Sementara itu, Tokoh Agama Pegubin Yehezkiel Kaladana, S.TH mengatakan bahwa seluruh masyarakat Pegunungan Bintang tidak terima keputusan Pemerintah Pusat yang membawa Pegubin masuk ke Provinsi Papua Pegunungan.

 

โ€œSebab dari akses pelayanan di semua bidang, dari Wamena maupun Merauke tidak ada sama sekali. Semua distrik punya lapangan terbang dan berpusat di Sentani. Jadi akses perekonomian, keluar masuk orang dan barang semua dari Jayapura. Jadi kami minta kepada Pemerintah Pusat, dimana Provinsi Papua ada, kami tetap di situ,โ€ kata Yeheskiel.

 

Oleh karena itu, ia menegaskan, jika ada kepentingan elit tertentu untuk membawa Pegunungan Bintang ke Provinsi Papua Pegunungan, itu adalah sikap yang keliru dan mengorbankan masyarakat di Bumi Okmin.

 

โ€œKalau ke depan masyarakat wilayah adat Tabi dan Saereri mau ubah nama Provinsi Papua, kami masyarakat Pegunungan Bintang siap terima itu. Yang penting, kami tetap ada di Provinsi Induk Papua,โ€ urainya.

 

Ia mengatakan, secara geografis, Pegubin sangat dekat dengan Kabupaten Keerom. Pemerintah Pegubin pun tengah membangun akses jalan darat dari Pegubin ke Keerom melalui Kementerian PUPR.

 

โ€œPemerintah Pusat harus bijak melihat kembali keputusan tentang penetapan DOB itu. Harus kaji ulang agar masyarakat Pegunungan Bintang tidak jadi korban. Jangan hanya mendengar dari sepihak, terutama elit-elit politik Papua yang menginginkan agar Pegunungan Bintang tidak lagi di Provinsi Papua,โ€ tegas Yehezekiel.

 

Ia juga meminta seluruh elemen masyarakat Pegubin harus bersatu padu untuk memperjuangkan aspirasi ini. Sebab ini menyangkut nasib masa depan generasi mereka.

 

โ€œSemua kami orang Pegunungan Bintang rata-rata punya rumah, punya tanah, dan anak-anak kami semua sekolah di Sentani dan Jayapura. Kami tidak punya rumah di Wamena atau Merauke. Mohon Pemerintah Pusat melihat kembali keputusannya,โ€ tegasnya. (Red)

Tags: Kabupaten PegubinKomisi II DPR RI
BagikanTweetKirimBagikan
Berita Sebelumnya

Kadinkes Kota Jayapura Himbau Warga Jaga Pola Hidup Bersih Cegah Malaria

Berita Selanjutnya

๐—Ÿ๐—ฒ๐—ฝ๐—ฎ๐˜€ ๐—ฆ๐—ฎ๐—บ๐—ฏ๐˜‚๐˜ ๐—ž๐—ผ๐—บ๐—ฎ๐—ป๐—ฑ๐—ฎ๐—ป ๐—ž๐—ผ๐—ฑ๐—ถ๐—บ ๐Ÿญ๐Ÿณ๐Ÿฌ๐Ÿฎ ๐—๐—ฎ๐˜†๐—ฎ๐˜„๐—ถ๐—ท๐—ฎ๐˜†๐—ฎ

Berita Terkait

Kereta Api Papua: Ambisi Besar di Tengah Realitas yang Belum Terjawab
Nasional

Kereta Api Papua: Ambisi Besar di Tengah Realitas yang Belum Terjawab

Ones Pahabol Serahkan 4 Usulan Strategis ke Wapres Gibran
Nasional

Ones Pahabol Serahkan 4 Usulan Strategis ke Wapres Gibran

Pengawasan Diperketat, Dinas Pastikan Produk Hewan di Oksibil Aman Dikonsumsi
Kesehatan

Pengawasan Diperketat, Dinas Pastikan Produk Hewan di Oksibil Aman Dikonsumsi

Jalur Wamenaโ€“Tolikara Lumpuh Akibat Longsor, DPR Papua Pegunungan Desak Penanganan Darurat
Papua Pegunungan

Jalur Wamenaโ€“Tolikara Lumpuh Akibat Longsor, DPR Papua Pegunungan Desak Penanganan Darurat

Berita Lainnya

Apa komentar anda ?

Nokenlive - Berita Papua Terkini

Menyuarakan Pembangunan di Papua dalam Berbagai Aspek Kehidupan

Ikuti Kami

  • Tentang Kami
  • Redaksi Nokenlive.com
  • Advertise
  • Syarat dan Ketentuan
  • Contact
  • Ketentuan Penggunaan

ยฉ 2018 Nokenlive - Berita Terkini Seputar Papua

Selamat datang kembali

Masuk dengan akun anda

Lupa kata sandi?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email untuk mereset kata sandi

Masuk

Add New Playlist

error: Nokenlive!!
No Result
View All Result
  • Home
  • Tentang Kami
  • Redaksi Nokenlive.com
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Politik dan Pemerintahan
  • Ekonomi & Bisnis
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Daerah
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal

ยฉ 2018 Nokenlive - Berita Terkini Seputar Papua