ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Redaksi Nokenlive.com
  • Advertise
  • Syarat dan Ketentuan
  • Contact
  • Ketentuan Penggunaan
Sabtu, Juni 27, 2026
  • Home
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Papua Tengah
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal
  • Home
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Papua Tengah
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal
No Result
View All Result
No Result
View All Result
  • Home
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Papua Tengah
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal

Home » Pasien Covid-19 di Keerom Tersisa 3 Orang

Pasien Covid-19 di Keerom Tersisa 3 Orang

Oleh : Noken Live
3 Juni 2020
Di Kabar Port Numbay
0
Pasien Covid-19 di Keerom Tersisa 3 Orang

Data Grafis Covid-19 Kabupaten Keerom Selasa 02 Juni 2020 (humas)

Jayapura, Nokenlive.com – Setelah  13 pasien positif Covid-19 di Kabupaten Keerom Provinsi Papua, dinyatakan sembuh per tanggal 2 Juni 2020, maka kini tinggal 3 orang pasien lainnya masih dalam perawatan tim medis.

Bupati Keerom, Muh.Markum yang juga sebagai ketua Gugus  Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Keerom, menyampaikan rasa ucapan syukur kepada Tuhan Yang Mahas Esa karena telah memberikan kesembuhan kepada warganya.

“Selaku Bupati saya sangat berterima kasih kepada Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Keerom, karena tanpa lelah terus bekerja dan tanggap untuk segera mengambil tindakan medis jika diketahui ada masyarakat yang positif Covid-19,” ujar Bupati Muh. Markum kepada wartawan Selasa (02/06)malam.

Bupati Markum juga menyampaikan berterima kasih kepada rumah sakit yang telah merawat pasien positif Covid-19 dari Kabupaten Keerom, yang telah melaksanakan tugas secara baik sehingga sejauh ini tingkat kesembuhan semakin meningkat.

Menurut  Bupati Markum, meski diketahui bahwa tingkat kesembuhnya mencapai 90 persen lebih, bukan berarti Kabupaten Keerom sudah bebas Covid-19.

Tak menutup kemungkinan akan bertambah jika perilaku masyarakat masih tidak pedul dan cuek terhadap protokol kesehatan.

Oleh karena itu, Bupati Markum meminta kepada masyarakat untuk tetap mematuhi anjuran Pemerintah.

“Saya berharap tidak ada lagi penambahan kasus positif dan tiga pasien yang masih dirawat bisa segera sembuh,” ucapnya.

Dengan semakin banyaknya pasien yang sembuh, Bupati Markum,  telah mengingatkan kepada seluruh jajaran untuk tidak segera berpuas hati dalam tugasnya.

Namun harus menjadi cambuk untuk semakin giat melakukan penanganan pemutusan penyebaran virus Covid-19.

“Harus diingat bahwa di Keerom saat ini tercatat ada 605 orang dengan status Pasien Dalam Pengawasan (PDP). Hal ini harus menjadi perhatian bersama untuk terus mengawasi dan mengambil tindakan cepat jika ada peningkatan status,” tukasnya.

Bupati Markum menyebutkan, penanganan pandemik virus Covid-19 terus dilakukan secara kontinyue, terutama dalam memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang pentingnya Social Distancing dan Physical Distancing dalam memutus mata rantai penyebaran virus Covid-19.

Selain itu, lanjut Bupati Markum, Pemerintah Kabupaten Keerom bersama Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covi-19 melakukan pemeriksaan berkala kepada masyarakat, melakukan penyemprotan disinfekta di semua tempat.

Melakukan sosialisasi dari rumah ke rumah bersama TNI-Polri, mengingatkan kepada masyarakat untuk tetap mematuhi protokol kesehatan, dengan tetap menjaga kesehatan, menjaga kebersihan, dan selalu mengunakan masker saat keluar rumah.

Bukan hanya itu, pemberlakuan pembatasan aktifitas juga telah dilakukan Pemkab Keerom dengan merujuk dari keputusan Pemerintah Provinsi Papua, sehingga diharpakan penyebaran virus Covid-19 bisa segera berakhir.

“Saya berharap dengan semakin sadarnya masyarakat dalam membatasi aktifitas dan tetap menjaga kesehatan maka bisa segera terlepas penyebaran virus Covid-19, sehingga daerah kami bisa ditetapkan sebagai salah satu daerah yang bisa memberlakukan New Normal sesuai yang ditentukan oleh Pemerintah Pusat,” ujarnya.

Dikatakan Bupati Markum, karena harus diakui adanya penyebaran virus Covid-19 sehingga harus dilakukan pembatasan bersosialisasi dan menjaga jarak cukup mempengaruhi perkembangan ekonomi didaerah kami. Sehingga jika Keerom bisa masuk dalam daerah New Normal secara otomatis akan mengembalikan kondisi ekonomi masyarakat menjadi lebih baik,” tukas Bupati Markum.

(Jack)

Tags: Kabupaten KeeromPasein Covid-19 di KeeromPasien Positif Covid 19
Bagikan4Tweet2KirimBagikan
Berita Sebelumnya

Dimasa Corona, Penjualan Masker Non Medis Meningkat

Berita Selanjutnya

Kembali, 9 Pasien Corona di Papua Sembuh

Berita Terkait

HUT ke-34 PTAM Jayapura, Wali Kota Titip Pesan Integritas dan Pelayanan Prima
Kabar Port Numbay

HUT ke-34 PTAM Jayapura, Wali Kota Titip Pesan Integritas dan Pelayanan Prima

Realisasi Pajak PBB Kota Jayapura Tembus Rp21,8 Miliar
Kabar Port Numbay

Realisasi Pajak PBB Kota Jayapura Tembus Rp21,8 Miliar

Sensus Ekonomi 2026 Dimulai, Wali Kota Jayapura Ajak Warga Berpartisipasi
Kabar Port Numbay

Sensus Ekonomi 2026 Dimulai, Wali Kota Jayapura Ajak Warga Berpartisipasi

Wali Kota Jayapura Ajak Warga Nikmati Piala Dunia 2026 dengan Sportif dan Tetap Produktif
Kabar Port Numbay

Wali Kota Jayapura Ajak Warga Nikmati Piala Dunia 2026 dengan Sportif dan Tetap Produktif

Berita Lainnya

Apa komentar anda ?

Nokenlive - Berita Papua Terkini

Menyuarakan Pembangunan di Papua dalam Berbagai Aspek Kehidupan

Ikuti Kami

  • Tentang Kami
  • Redaksi Nokenlive.com
  • Advertise
  • Syarat dan Ketentuan
  • Contact
  • Ketentuan Penggunaan

© 2018 Nokenlive - Berita Terkini Seputar Papua

Selamat datang kembali

Masuk dengan akun anda

Lupa kata sandi?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email untuk mereset kata sandi

Masuk

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tentang Kami
  • Redaksi Nokenlive.com
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Politik dan Pemerintahan
  • Ekonomi & Bisnis
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Daerah
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal

© 2018 Nokenlive - Berita Terkini Seputar Papua