Serui, Nokenlive.com – Hujan deras yang mengguyur kota Serui sekitarnya, Rabu (27/05/2020) pagi dini hari menyebabkan di beberapa titik disekitar kota Serui digenangi oleh air, Salah satunya pemukiman warga di Newi dan Padat Karya kelurahan Tarau akibat curah hujan yang cukup tinggi ini ikut merendam rumah warga.
Disinyalir genangan air yang merendam rumah warga ini lantaran luapan air kali dan juga sistim drainase disekitar yang tidak mampu menampung debet air hujan yang turun.
Melihat kondisi ini Satuan Samapta Polres Kepuluan Yapen dipimpin Iptu Edy Tohir Sabara langsung terjun kelapangan ditengah turunnya hujan untuk membantu warga dan membersihakan tumpukan sampah yang ada di dalam saluran air atau selokan berlokasi di seputaran padat karya kelurahan Tarau dan sekitarnya guna memperlancar arus air.
Kapolres Yapen AKBP Kariawan Barus melalui Kasat Samapta Iptu Edy Tohir Sabara mengatakan gerakan bersih- bersih ini sekaligus mengajak seluruh warga masyarakat agar dapat menjaga kesehatan lingkungannya masing-masing dengan salah satu contoh tidak membuang sampah disembarang tempat.

“Ini merupakan bentuk kepedulian kita ( POLRI) terhadap kebersihan lingkungan disekitar kita, tentunya agar tetap sehat kita harus menjaga kebersihan sekitar karena ini ikut mengantisipasi terjadinya banjir apalagi ditengah Pandemi virus Covid 19 saat ini ,Kebersihan salah satu bentuk pencegahan penyebaran virus ini di yapen”.ucap Edy Tohir.
Edy menyebutkan salah satu faktor yang menyebabkan terjadinya luapan air saat datangnya hujan adalah banyaknya sampah-sampah juga kayu-kayu besar yang menghalangi arus air, bahkan ada pula saluran yang ditumbuhi sayuran kangkung yang sangat lebat sehingga menghambat arus air.
Menurut pria yang kerab disapa Iptu Edy ini ,Setelah melihat kondisi yang terjadi disekitar Kelurahan Tarau , kedepan pihaknya akan terus memantau dan menghimbau warga masyarakat agar tetap menjaga kebersihan lingkungannya.
“ada beberapa titik di serui yang rawan akan banjir, kita bisa lihat setelah beberapa hari ini serui di guyur hujan deras dan beberapa pemukiman warga masyarakat ada yang tergenang air bahkan ada rumah yang nyaris jatuh ke sungai karena adanya longsoran tanah apalagi kondisinya tidak ada talud yang membatasi”.ungkap Edy.
Selaku aparat POLRI, Edy mengajak warga masyarakat untuk peduli terhadap lingkungan dengan tidak membuang sampah disembarang tempat juga tidak membuang sampah di kali atau selokan.
(tink)





Apa komentar anda ?