Sentani, Nokenlive.com – Kepala Dinas Pendidikan, Perpustakaan,dan Arsip Proviinsi Papua, Christian Sohilait mengatakan pihaknya telah meminta kepada Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan (LPMP) Papua untuk melakukan pemetaan terhadap pembelajaran yang dilakukan oleh anak-anak kita di rumah mereka masing-masing.
Dari hasil tersebut, hanya 18 persen yang berjalan, sementara laporan dari masing-masing Kota dan Kabupaten di Papua, ada 48 persen proses pembelajaran dirumah sedang berjalan.
“Artinya bahwa masih ada 52 persen anak-anak kita di seluruh Papua yang tidak belajar, termasuk di Kabupaten Jayapura,” kata Christian ketika menghidiri peresmian program tv kenambai umbai, oleh Bupati Jayapura Senin (18/05) di Sentani.
Menurut Christian, dengan program TV kenambai umbai belajar yang di prakarsai oleh Pemerintah Kabupaten Jayapura melalui Dinas Pendidikan dan Dinas Komunikasi dan Informatika serta Asosiasi TV Kabel Papua, adalah langkah tepat untuk memastikan anak-anak kita dapat belajar di rumah.
“Secara probadi dan lembaga, saya sangat salut dengan kinerja dan program seperti ini. tidak bisa kita inginkan pendididikan bagus, tetapi gurunya tidak kita perhatikan,” ujar Christian.
Menurut Christian, ada 18 ribu tablet android yang telah di bagikan keseluruh SMA/SMK se Papua, termasuk sejumlah SMA di Distrik Nimbokrang yang mendapat fasilitas tersebut.
Ada empat hal, lanjut Christian, yang bisa didapatkan dari penggunaan tablet android. Yang pertama adalah tv player, radio player, telcomfrance, dan informasi terkait pembelajaran yang dibutuhkan bagi siswa sekolah.
“Situasi seperti ini akan memaksa kita untuk belajar secara online, oleh sebab itu saya sudah perintahkan kepada seluruh kepala sekolah agar menggunakan fasilitas yang tersedia bagi kepentingan anak-anak murid,” ungkapnya.
Christian berharap dengan program Tv Kenambai Umbai belajar di Kabupaten jayapura, dapat memastikan semua anak di daerah ini dapat belajar dengan baik dirumah mereka masing-masing.
(Jack)





Apa komentar anda ?