Sentani, Nokenlive.com – Komandan Lanud Silas Papare Jayapura, Marsma TNI Tri Bowo Budi Santoso mengungkapkan, pilot Joice Lin yang mengemudikan pesawat MAF tergolong baru.
Sementara informasi pilot ini tergolong baru yang ada di Papua, karena baru tiba di Papua pada tanggal 28 November 2019, kata Marma Tri Bowo dalam keterangan persnya di Jayapura.
Menurut Marsma Tri Bowo, Pilot Joice Lin adalah warga Negara Amerika keturunan Cina, jenazahnya ditemukan di kedalaman 13 meter dan masih di dalam kokpit pesawat.
“Pewat MAF dengan nomor Reg. K100 PK-MEC direncanakan terbang dari Sentani menuju Mamit Kabupaten Tolikara membawa bahan sembako,” katanya Selasa (12/05).
Lanjut Marsma Tri Wibowo, untuk puing pesawat, sebagian kecil sudah bisa diangkat dan diserahkan di Hanggar MAF tetapi untuk proses evakuasi kami belum menerima permintaan.
Sejauh ini kami belum ada permintaan untuk mengangkat badan pesawat, mungkin nanti tunggu KNKT guna melakukan investigasi agar diketahui penyebab jatuhnya pesawat tersebut.
“Pesawat itu juga dilengkapi black box atau kotak hitam dan voice recorder,” kata Danlanus Silas Papare.
Sementara itu, Kepala kantor pencarian dan pertolongan Klas A Jayapura, Zainul Thahar menyebutkan, pesawat MAF yang dikemudikan pilot, Joice Lin yang jatuh diDanau Sentani membawa sembako dan obat-obatan untuk masyarakat kampung Mamit Distrik Kembu, Kabupaten Tolikara, Papua.
Hingga saat ini belum ada permintaan upaya evakuasi terhadap pesawat MAF tersebut, kami hanya mengevakuasi korban, selesai itu kami melakukan penjagaan dilokasi.
“Nanti akan ada KNKT yang lebih melakukan investigasi terhadap pesawat tersebut,” ungkapnya.
Sebelumnya diberitakan, Sebuah pesawat PK-MEC (MAF) Kargo jenis Kodiak dikabarkan jatuh disekitar Danau Sentani, selasa pagi (12/5/2020).
Pesawat itu lost contact sekitar pukul 06.30 wit. Pilot berhasil dievakuasi kerumah sakit Byangkara, namun nyawanya tak dapat tertolong atau meninggal dunia.
(Jack)





Apa komentar anda ?