ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Redaksi Nokenlive.com
  • Advertise
  • Syarat dan Ketentuan
  • Contact
  • Ketentuan Penggunaan
Jumat, November 6, 2026
  • Home
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Papua Tengah
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal
  • Home
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Papua Tengah
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal
No Result
View All Result
No Result
View All Result
  • Home
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Papua Tengah
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal

Home » Tenaga Medis Covid-19 Dapat Tempat Tinggal Khusus

Tenaga Medis Covid-19 Dapat Tempat Tinggal Khusus

Oleh : Noken Live
1 Mei 2020
Di Kesehatan
0
Tenaga Medis Covid-19 Dapat Tempat Tinggal Khusus

Ruang Instalasi Gawat Darurat RSUD Wamena

Wamena, Nokenlive.com – RSUD Wamena Kabupaten Jayawijaya, Papua, menyediakan tempat tinggal khusus bagi tenaga medis COVID-19 menyusul adanya diskriminasi dari keluarga maupun masyarakat.

Kepada wartawan, Direktur RSUD Wamena dokter Felly Sahureka Rabu (29/04) mengatakan, pihak RSUD telah mengambil kebijakan terhadap petugas yang ditolak oleh keluarga saat pulang ke rumah, karena merawat pasien dalam pengawasan (PDP) COVID-19.

“Kami sudah menyediakan ruangan baru di RSUD untuk ditinggali oleh tim medis yang menangani pasien COVID-19,” katanya.

Ia mengajak stafnya yang mengalami diskriminasi untuk tidak kecewa dengan tanggapan masyarakat terkait tugas mereka.

Untuk itu, dr. Felly mengharapkan masyarakat tidak mendiskriminasikan tenaga medis yang ikut berjuang menghentikan penyebaran virus tersebut.

“Mohon perlakukan tenaga medis tanpa diskriminasi karena kami juga mau diperlakukan sama baiknya di tengah masyarakat,” katanya.

Ia mengatakan petugas medis tidak menginginkan dihormati seperti raja. Mereka hanya menginginkan tidak ada diskriminasi.

“Kami tenaga medis bukan segalanya, kami hanya mau supaya saat sudah melakukan tugas mereka dengan baik, mereka juga dihargai seperti masyarakat lainnya yang beraktivitas seperti biasa,” katanya.

Ia mengatakan petugas medis Jayawijaya selain ditolak keluarga saat hendak pulang ke rumah, ada juga petugas lain yang dipandang sinis saat mereka pergi berbelanja di kios, toko maupun pasar.

“Diskriminasi masyarakat ini yang membuat mereka sedih. Saat ini bisa dilihat, dengan kerja keras mereka, tiga orang pasien COVID-19 dinyatakan sehat dan bisa kembali ke masyarakat,” katanya.

(NL/Ant)

Tags: Kabupaten JayawijayaRSUD WamenaTenaga medis Covid-19
BagikanTweetKirimBagikan
Berita Sebelumnya

Wagub: 206 warga positif Covid-19 dan bertambah 10 setiap hari

Berita Selanjutnya

Pemkab Jayapura Siap Salurkan BLT

Berita Terkait

Bupati Paniai Perkuat Puskesmas, Penyakit Ringan Tak Perlu Langsung ke Rumah Sakit
Kesehatan

Bupati Paniai Perkuat Puskesmas, Penyakit Ringan Tak Perlu Langsung ke Rumah Sakit

Dari Paniai, Pesan “Ko Harus Sehat” Digaungkan untuk Masyarakat Papua Tengah
Kesehatan

Dari Paniai, Pesan “Ko Harus Sehat” Digaungkan untuk Masyarakat Papua Tengah

Pemprov Papua Tengah Salurkan Rp1,5 Miliar untuk Perkuat Pelayanan RSUD Paniai
Kesehatan

Pemprov Papua Tengah Salurkan Rp1,5 Miliar untuk Perkuat Pelayanan RSUD Paniai

Dinkes Papua Tengah Dorong Puskesmas Aktif Layani Masyarakat
Kesehatan

Dinkes Papua Tengah Dorong Puskesmas Aktif Layani Masyarakat

Berita Lainnya

Apa komentar anda ?

  • Tentang Kami
  • Redaksi Nokenlive.com
  • Advertise
  • Syarat dan Ketentuan
  • Contact
  • Ketentuan Penggunaan

© 2018 Nokenlive - Berita Terkini Seputar Papua

Selamat datang kembali

Masuk dengan akun anda

Lupa kata sandi?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email untuk mereset kata sandi

Masuk

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tentang Kami
  • Redaksi Nokenlive.com
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Politik dan Pemerintahan
  • Ekonomi & Bisnis
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Daerah
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal

© 2018 Nokenlive - Berita Terkini Seputar Papua