ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Redaksi Nokenlive.com
  • Advertise
  • Syarat dan Ketentuan
  • Contact
  • Ketentuan Penggunaan
Selasa, Mei 5, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Papua Tengah
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal
  • Home
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Papua Tengah
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal
No Result
View All Result
No Result
View All Result
  • Home
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Papua Tengah
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal

Home » 1 Tahun Kepemimpinan Bupati Paniai Meki Nawipa dan Wabup Oktopianus Gobai

1 Tahun Kepemimpinan Bupati Paniai Meki Nawipa dan Wabup Oktopianus Gobai

Bupati Nawipa : Tidak ada Perayaan Besar untuk Menghamburkan Uang Rakyat

Oleh : Noken Live
23 November 2019
Di Politik dan Pemerintahan
0
1 Tahun Kepemimpinan Bupati Paniai Meki Nawipa dan Wabup Oktopianus Gobai

Bupati Paniai Meki Nawipa dan Wakil Bupati Oktopianus Gobai saat dilantik Gubernur Papua, Lukas Enembe

Nokenlive.com – Sabtu 23 November 2019, kepemimpinan Bupati Paniai Meki Fritz  Nawipa dan wakilnya, Oktopianus Gobai genap berusia satu tahun. Di tahun pertama duet kepemimpinan Nawipa-Gobai ini, tak ada perayaan besar untuk mengekpos hasil pembangunan yang dilakukan keduanya kepada masyarakat. Berbeda dengan kepala daerah kebanyakan yang membuat sebuah perayaan besar untuk mempublikasi berbagai capaian kerja. Sebaliknya,Nawipa memilih merefleksi momen setahun pemerintahan yang dinakodainya  dengan mengevaluasi, dan kemudian menyusun program-program untuk empat tahun kedepan, Saat berbincang-bincang dengan Nokenlive.com, Nawipa menjelaskan panjang lebar,  alasan mengapa dirinya memilih tidak menghamburkan uang untuk perayaan yang ‘wah’ dalam mengekpos hasil-hasil pembangunan berjalan selama kurun waktu satu tahun ini.

“Jadi, tidak ada perayaan besar untuk mengekspos satu tahun kepemimpinan kami seperti bakar batu dan lainnya. Saya lebih kepada Berdoa mengucap syukur saja. Kalau masyarakat mau rayakan, silahkan itu hak mereka. Tetapi untuk pemda tidak. Kami akan merayakan hanya untuk momen-momen khusus seperti HUT RI 17 Agustus atau Hari Raya Paskah. Bahkan, perayaan Natal pun kami tidak akan lakukan, karena kami tidak ingin menghamburkan uang rakyat untuk makan dan minum,” ujarnya.

Menurut pria yang meniti kariernya sebagai pilot yang menjelajahi wilayah pedalaman ini, sangat disayangkan jika harus menghamburkan uang rakyat untuk sebuah pesta, walaupun dengan dalih ‘ dari rakyat dan untuk rakyat’. Menurut hematnya, uang tersebut lebih bijak digunakan guna membangun kebutuhan dasar masyarakat, seperti membangun infrastruktur jalan, jembatan, rumah sakit, sekolah dan kebutuhan dasar lainnya.

Kabupaten Paniai

1 dari 4
- +

1.

2.

3.

4.

Waktu Setahun  Belum Cukup untuk Memamerkan Capaian Kinerja

Nawipa tak ingin takabur dalam memamerkan apa yang sudah ia kerjakan bersama wakilnya di satu tahun kepemimpinan mereka. Kendati dalam satu tahun ini, sudah ada sejumlah capaian kinerja yang dilakukan.  Alasanya sangat sederhana. Menurut Nawipa, satu tahun masih terlalu dini bagi seorang kepala daerah untuk mengklaim kesuksesannya atau berbangga diri karena  telah  berbuat banyak hal untuk kemajuan daerah dan rakyatnya.

“Ini kan masih satu tahun. Saya tidak bisa mengada-ada, ya, kalau saya sudah berbuat ini dan itu. Biarlah sebuah realita yang bicara. Jadi kita tidak perlu ekspos. Ya, nanti sudah dua atau tiga tahun kedepan baru kita bisa publikasikan pekerjaan yang kita buat kepada masyarakat,” terangnya.

Pria yang kerap tampil low profile ini pun mengakui,   masyarakat saat ini lebih membutuhkan bagaimana pemerintah daerah memenuhi hak-hak dasar mereka. Pendidikan yang baik,  perumahan layak huni, ketersediaan pasokan air bersih dan peningkatan ekonomi kerakyatan. Hal-hal itulah yang menurutnya menjadi prioritas dan harus dipenuhi pemerintah kepada rakyatnya saat ini.

Banyak Warisan ‘PR’ dari Pemimpin Sebelumnya yang Harus Dituntaskan

Berkisah tentang bagaimana perjalanannya bersama Oktopianus Gobai setelah dilantik oleh Gubernur Papua Lukas Enembe tepat setahun lalu.  Menurut Nawipa  tentunya tidak mudah, karena banyak warisan pekerjaan rumah  yang harus dituntaskan dari kepala daerah sebelumnya. Tetapi, lagi-lagi Nawipa mengaku menjalani tantangan itu dengan penuh semangat, dan atas campur tangan Tuhan pula, maka dalam satu tahun ini semua bisa dijalankan dengan baik.

“Jadi, pekerjaan yang masih tersisa kita selesaikan. Contohnya empat tahun kedepan, seluruh jalan lingkar danau kita selesaikan. Makanya uang yang mungkin orang-orang berpikir seharusnya digunakan untuk merayakan satu tahun kepemimpinan kami , kami lebih baik gunakan untuk membangun jalan,” ungkapnya.

Pendidikan, Kesehatan, Infrastruktur dan Ekonomi Kerakyatan Merupakan Empat Pilar Penting

Pendidikan merupakan sektor penting untuk menciptakan sumber daya manusia yang berkualitas. Hal ini diakui Nawipa, karena menurutnya,  dengan pendidikan yang baik maka upaya mencerdaskan anak bangsa di Kabupaten Paniai dapat terwujud. Di tahun mendatang, Pemkab Paniai akan mendatangkan sejumlah guru kontrak  untuk mengajar anak-anak Paniai, dan itu sejalan dengan sistem zonasi yang diterapkan saat ini untuk pemerataan pendidikan di daerahnya.

“Kami juga akan membuat kompetensi bagi guru tetap di Paniai dan juga guru kontrak, sehingga kedepannya mereka ini yang akan menjadi ujung tombak di Paniai,”bebernya.

Menurut Nawipa, program pendidikan yang sudah ia lakukan setahun ini adalah dengan membangun Sekolah Unggulan yang langsung dibawah pengawasan Indonesia Cerdas. Dalam sistem Sekolah Unggulan ini, para siswa diterapkan harus melakukan proses belajar mulai dari pukul 07 pagi hingga pukul 3 sore.

“ Program ini sudah berjalan sejak September. Dan ini menandakan adanya secercah harapan baru bagi orang Paniai dari sisi pendidikan. Sekarang saya juga sedang membentuk Staf khusus untuk membidangi pendidikan, ini sedang kami telaah untuk SD Negeri dan SMP Negeri, sehingga pengurusan SD dan SMP keluar dari kepentingan-kepentingan orang lain. Jadi langsung bupati (saya) tangani biar berjalan dengan baik,”katanya.

Tak kalah pentingnya dengan pendidikan. Sektor kesehatan juga harus diperhatikan karena kedua bidang ini akan berjalan beriringan. Nawipa menekankan, jika ingin membangun daerah ini seutuhnya, tentulah tujuan pembangunannya adalah dengan hadirnya manusia cerdas yang sehat jasmani dan rohani, berpengatahuan cerdas, serta bermental baik.

“Karena itu kami melalui Dinas Kesehatan Kabupaten Paniai sudah merancang kerjasama dengan Dinas Kesehatan Provinsi Papua untuk Program Nusantara Dokter Kontrak dan Program Kaki Telanjang. Nanti mereka (Dinkes Papua) akan bantu kami sebanyak lima grup, dan kami akan bekap dengan subsidi pesawat dan lainnya sehingga mobilisasi terus berjalan,” katanya.

Dalam sektor ekonomi kerakyatan, Pemerintah Kabupaten Paniai sangat memberikan dukungan sehingga hal ini dapat membantu masyarakat meningkatkan taraf hidupnya. Seperti mendukung para petani kopi, dan mengembangkan usaha kecil menengah (UKM) bagi masyarakat asli Papua khususnya orang Paniai.

Nawipa juga  mengatakan, ia ingin mendoktrin masyarakat Kabupaten Paniai untuk keluar dari zona nyaman, walaupun itu sulit karena masyarakat sudah terbiasa dengan zona tersebut. Tetapi menurutnya, ia harus  melakukannya untuk memacu masyarakatnya melangkah ke  sebuah perubahan yang baik.

“Karena saya ingin semata-mata Paniai maju, bisa sekolah dan lain-lain,” singkatnya.

Menurut Nawipa, membangun sarana fisik juga harus diperhatikan dengan baik, sehingga tidak asal membangun. Ia mencontohkan, seperti membangun rumah masyarakat, yang mana  harus memperhatikan segi kelayakannya, apakah ada air bersih dan sarana pendukung lainnya. Sebab itu, ia tak segan-segan menghentikan proyek fisik yang dirasa tidak tepat sesuai rencana anggaran pembangunan (RAP dan hanya membuang uang rakyat tanpa ada manfaatnya. Dan untuk tahun ini, pihaknya juga akan membangun dua unit Puskesmas Tipe B, rumah medis, bahkan tempat sampah.

“Jadi tempat sampah ini kita bangun setelah 20 tahun kabupaten ini ada. Kita inginkan Enarotali sebagai ibukota Kabupaten Paniai menjadi kota yang bersih,” ujarnya.

Pembangunan Kabupaten Paniai

1 dari 3
- +

1.

2.

3.

Tata Kelola Pemerintahan yang Bersih dan Profesional

Menurut Nawipa sebuah daerah akan maju dengan perubahan yang luar biasa karena didukung oleh tata kelola pemerintahan yang bersih dan professional atau istilah lazimnya Good Governace. Sebab itu, Nawipa menginginkan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang mengabdi di Pemerintah Kabupaten Paniai, adalah orang-orang professional yang berintegrasi, berkomitmen dan jujur. Dan sebagai bentuk penyegaran dalam struktur organisasi, Nawipa juga akan melakukan perombakan pejabat mulai dari pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD)  hingga bagian unit terkecil. Ia merencanakan penyegaran organisasi ini dilakukan pada Januari 2020 mendatang.

“Jadi saat saya dan wakil saya dilantik hingga perjalanan pemerintahan kami satu tahun ini. Kami belum merubah orang-orang yang dipercayakan menjabat sejak pemimpin di periode sebelumnya. Tapi saya sudah melakukan penilaian, oh ini yang kurang dan ini yang lebih. Saya tidak mau orang pikir saya jadi bupati terus ganti orang, itu tidak. Tapi saya melihat selama satu tahun ini, jadi yang bagus saya pertahankan, dan yang kurang kita perbaiki dan yang lemah kita tolong supaya diberikan kesempatan mengikuti pelatihan untuk meningkatkan kapasitas,”katanya.

Lebih Merakyat karena Tugas Bupati Melayani Masyarakat

Blusukan ke masyarakat menjadi salah satu cara pendekatan Nawipa kepada masyarakat,  yaitu dengan turun langsung menyapa warganya. Dengan begitu, Nawipa bisa menjaring aspirasi tentang apa yang dibutuhkan rakyatnya saat ini. Tak peduli jarak tempuh yang jauh dan medan yang menantang. Bagi Nawipa, itu bukan halangan, karena sebagai Bupati yang dipilih rakyat maka dirinya bertugas melayani masyarakat.

“ Saya ini kan bukan orang birokrat, tetapi praktikal. Jadi lebih baik saya turun ke lapangan daripada hanya duduk-duduk di kantor . dan dari blusukan itu saya jadi tahu sekarang, oh ini yang sedang masyarakat butuhkan. Jadi program tahun 2020 saya sudah ada gambaran, jadi Kepala dinas sudah tidak bisa tipu-tipu saya lagi. Dan selama satu tahun ini saya sudah kunjungi 22 distrik dari 24 distrik yang ada di Paniai. Mulai dari jalan kaki, naik spead boat, ojek, helikopter ya sesuai dengan kondisi medan distrik yang ada,”paparnya.

Terlepas sebagai seorang bupati, Nawipa juga disela-sela kesibukannya masih berkesempatan untuk melayani masyarakat dengan menerbangkan ‘burung besi’ nya ke wilayah pedalaman, bahkan Nawipa juga tak malu ketika harus mengangkat barang-barang milik penumpang ke atas pesawat. Menurutnya misi kemanusiaan juga menjadi bagian dari hidupnya selama ini yang berprofesi sebagai pilot..

“Ya karena ini bagian juga dari profesi saya (pilot). Mungkin ada yang ke pantai, memancing untuk menghilangkan stress. Tapi kalau saya sih,  pilih terbang ketemu masyarakat,” ucapnya seraya tertawa.

Nawipa mengaku jabatan hanyalah sebuah amanah dan tidak bersifat abadi. Sebab itu dalam gaya kepemimpinannya ini, ia memilih fleksibel namun tetap mengacu pada hirarki birokrasi yang ada. Nawipa juga mengaku tidak terlalu menyukai sistem  protokoler yang heboh, seperti harus mendapatkan pengawalan melekat,  bahkan ketika ia harus berada di luar daerah.

“Ketika di kantor kita adalah pejabat, tetapi setelah berada di luar kita adalah masyarakat biasa. Saya kalau ke Jayapura juga tidak ada itu namanya pengawalan, toh kita di daerah orang kita adalah masyarakat biasa,” akunya merendah.

Impian Terbesar Membuat Masyarakat Tersenyum Sebelum Tuhan Memanggil 

Setiap pemimpin tentunya memiliki impian untuk daerah yang dipimpinnya. Dan hal itu juga diinginkan seorang Nawipa. Nawipa  bercita-cita bisa mengiringi anak-anak  Paniai  hingga mengenyam pendidikan di negeri Paman Sam,  Amerika Serikat. Ketika anak-anak Paniai ini bisa bersekolah dan menjadi orang hebat, tentunya mereka akan kembali ke daerahnya untuk memimpin dan membuat perubahan besar.

Selanjutnya Nawipa juga berharap setelah meletakkan tongkat komando Bupati Paniai pada tahun 2023 mendatang. Masyarakat Paniai tersenyum sebelum Tuhan memanggil mereka, dan menurutnya ini adalah impian terbesarnya sebagai seorang bupati.

“Mereka bisa hidup di rumah yang layak, air bersih bisa masuk ke rumah mereka. Alat transportasi roda empat bisa melayani mereka, peningkatan ekonomi mereka bagus dan pendidikan yang layak. Saya piker itu saja. Jadi ini yang akan menjadi cerita, bahwa Meki Nawipa datang dan jadi bupati baru saya bisa sekolah di Amerika. Makanya ini yang harus kita buat dengan baik,” Pungkasnya.

(Redaksi)

Tags: Bupati Meki Nawipakabupaten paniaiPemerintah Kabupaten PaniaiWakil Bupati Oktopianus Gobai
Bagikan2Tweet2KirimBagikan
Berita Sebelumnya

Cairkan Polemik Pemekaran, Duduk Bersama di Para-Para

Berita Selanjutnya

Pemuda Papua Dukung Bahlil Lahadalia Sebagai Kepala BKPM-RI

Berita Terkait

Peringatan Hardiknas di Wamena: Sederhana, tapi Penuh Semangat Majukan Pendidikan
Papua Pegunungan

Peringatan Hardiknas di Wamena: Sederhana, tapi Penuh Semangat Majukan Pendidikan

Hardiknas 2026 di Wamena, Papua Pegunungan Tegaskan Komitmen Pendidikan untuk Generasi Emas 2045
Nasional

Hardiknas 2026 di Wamena, Papua Pegunungan Tegaskan Komitmen Pendidikan untuk Generasi Emas 2045

Hardiknas 2026 Papua Pegunungan: Pendidikan Jadi Prioritas, Siapkan Generasi Unggul ke Tingkat Global
Nasional

Hardiknas 2026 Papua Pegunungan: Pendidikan Jadi Prioritas, Siapkan Generasi Unggul ke Tingkat Global

Moment Upacara Hardiknas 2026, Gubernur Papua Tekankan Kolaborasi Wujudkan Pendidikan Yang Bermutu
Nasional

Moment Upacara Hardiknas 2026, Gubernur Papua Tekankan Kolaborasi Wujudkan Pendidikan Yang Bermutu

Berita Lainnya

Apa komentar anda ?

Nokenlive - Berita Papua Terkini

Menyuarakan Pembangunan di Papua dalam Berbagai Aspek Kehidupan

Ikuti Kami

  • Tentang Kami
  • Redaksi Nokenlive.com
  • Advertise
  • Syarat dan Ketentuan
  • Contact
  • Ketentuan Penggunaan

© 2018 Nokenlive - Berita Terkini Seputar Papua

Selamat datang kembali

Masuk dengan akun anda

Lupa kata sandi?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email untuk mereset kata sandi

Masuk

Add New Playlist

error: Nokenlive!!
No Result
View All Result
  • Home
  • Tentang Kami
  • Redaksi Nokenlive.com
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Politik dan Pemerintahan
  • Ekonomi & Bisnis
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Daerah
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal

© 2018 Nokenlive - Berita Terkini Seputar Papua