Mamberamo raya, Nokenlive.com – Proses belajar mengajar khususnya di SD dan SMP di kabupaten mambramo raya selama hampir sebulan lebih tidak berjalan akibat mogok mengajar tenaga guru yang menuntut pembayaran hak hak guru yang hingga kini belum juga dibayarkan Dinas Pendidikan setempat.
Noak Doromi Penanggung Jawab aksi mogok mengajar guru guru sekabupaten mambramo raya jumat (2/8/2019) mengakui aksi ini dilakukan karena hingga kini Kepala Dinas Pendidikan belum berkenan menemui mereka untuk menyelesai hak hak guru tersebut.
Dirinya mengakui edaran aksi mogok yang telah dikeluarkan ke seluruh sekolah sekolah yang tersebar di Mambramo Raya akan di cabut apabila hak hak guru dibayarkan.
,” kami komitmen dan tegaskan bahwa kita guru mogok mengajar sampai hak kami berupa gaji 13, gaji 14, gaji bulan mei dan juni dibayarkan dulu baru sekolah kami buka dan ada aktifitas belajar mengajar, ” jelas Noak Doromi
Dirinya mengatakan Bupati telah melakukan pertemuan dengan guru guru di kediaman bupati di burmeso beberapa waktu lalu, dan bupati berjanji akan segera menyelesaikan hak guru dengan segera agar proses pendidikan bisa berjalan.
,” kita sudah bertemu dengan bapa bupati dikediaman, dan beliau sangat prihatin dengan persoalan ini. Dan bupati berjanji akan menyelesaikan hak guru dengan segera. Kami juga minta agar hak kami dibayarkan tetapi Kepala Dinas dan beberapa perangkatnya di Dinas harus diganti karna kalau tidak pendidikan di Mambramo Raya ini akan makin banyak dirundung masalah, ” jelasnya.
Sementara itu Marthen Bilasi salah satu orang siswa di Kasonaweja menyayangkan aksi mogok mengajar tersebut yang berdampak pada proses belajar mengajar anak anak didik terhambat. Ia berharap masalah ini segera diselesaikan Pemerintah Daerah bersama Dinas Pendidikan agar aktifitas belajar dapat kembali normal.
,” Pendidikan ini merupakan dasar dari SDM anak anak mambramo, sehingga pemerintah harus memberikan perhatian besar ke bidang ini. Kami orang tua siswa sangat prihatin karena sudah tidak ada aktifitas belajar mengajar, dan Kepala Dinas juga tidak pernah naik ke mambramo untuk ketemu guru guru bicara dan carikan solusi supaya mogok mengajar ini tidak berkepanjangan dan anak anak kami ini tidak menjadi korban pendidikan, ” jelas Marthen.
Sementara itu Bupati Mamberamo Raya yang diwakili Staf Ahli Hukum Bily Maniagasi mengakui permasalahan aksi mogok mengajar oleh guru guru telah disikapi secara serius oleh Bupati Dorinus Dasinapa dimana telah melakukan tatap muka bersama dan persoalan hak guru dalam waktu dekat akan dibayarkan.
,” Pak bupati sangat konsen untuk menuntaskan aksi mogok mengajar guru guru dengan segera membayarkan hak guru, agar proses belajar mengajar kembali dibuka. Dan pak Bupati telah berkomitmen bahwa mulai bulan agustus, semua gaji guru sudah kembali normal masuk direkening seperti semula. Bupati juga telah memerintahkan Kepala Dinas Pendidikan agar bertanggungjawab atas masalah ini, ” tandas Bili Maniagasi.
Hingga berita ini diturunkan, baik Kepala Dinas Pendidikan Beny Amoye maupun Sekretaris Dinas yang telah dikonfirmasi via telepon seluler, melalui sms maupun pesan Whastup berulang kali pun tidak mau memberikan klasifikasi terkait aksi mogok mengajar guru guru dikabupaten Mambramo raya.
(Napy)lh





Apa komentar anda ?