NABIRE, Nokenlive.com – Pemerintah Provinsi Papua Tengah melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) menggelar kegiatan Pembinaan Kesadaran Bela Negara sekaligus penyusunan Rencana Aksi Daerah Bela Negara Provinsi Papua Tengah, Kamis (5/11/2026).
Kegiatan yang mengusung tema “Rembuk Noken Kebangsaan: Sinergi ASN dan Seluruh Elemen Masyarakat dalam Aksi Nyata Bela Negara di Papua Tengah” ini bertujuan memperkuat nilai-nilai kebangsaan, persatuan, serta meningkatkan kesadaran aparatur sipil negara (ASN) dan masyarakat dalam menerapkan semangat bela negara di kehidupan sehari-hari.
Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa melalui Staf Ahli Bidang Sumber Daya Manusia dan Pengembangan Otonomi Khusus, Ukas, S.Sos., menyampaikan bahwa bela negara tidak hanya diwujudkan melalui perjuangan mengangkat senjata, tetapi juga melalui sikap disiplin, kejujuran, tanggung jawab, integritas, dan kepedulian terhadap sesama.
Menurutnya, ASN dapat menunjukkan semangat bela negara melalui pelayanan publik yang profesional dan tidak diskriminatif. Sementara masyarakat dapat mengambil bagian dengan menjaga kerukunan, menghormati perbedaan, serta menciptakan lingkungan yang aman dan damai.
Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi seluruh perangkat daerah dan elemen masyarakat dalam menjaga stabilitas serta memperkuat persatuan di Papua Tengah.
Sementara itu, Kepala Kesbangpol Papua Tengah, Albertus Adii, mengatakan kegiatan ini menjadi wadah untuk meningkatkan pemahaman dan pengamalan nilai-nilai bela negara, sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
Selain pembinaan, kegiatan ini juga diarahkan untuk menghimpun masukan dari perangkat daerah dan berbagai elemen masyarakat dalam penyusunan Rencana Aksi Daerah Bela Negara Provinsi Papua Tengah periode 2025–2029.
Melalui penyusunan rencana aksi tersebut, diharapkan program pembinaan bela negara dapat dilaksanakan secara terarah, terukur, dan melibatkan seluruh pemangku kepentingan sesuai tugas dan peran masing-masing.
Dengan demikian, kesadaran bela negara tidak hanya menjadi slogan, tetapi diwujudkan melalui tindakan nyata untuk menjaga persatuan, menciptakan kedamaian, dan mendukung pembangunan Papua Tengah yang maju, aman, serta berkelanjutan.





Apa komentar anda ?