YALIMO, nokenlive.com — Bupati Yalimo, Nahor Nekwek, mengajak seluruh warga Gereja Jemaat Reformasi Papua (GJRP) untuk merefleksikan perjalanan pelayanan selama 63 tahun Pekabaran Injil sekaligus memperkuat komitmen dalam membangun kehidupan iman masyarakat. Ajakan itu disampaikan dalam ibadah peringatan HUT Pekabaran Injil ke-63 di Pass Valley, Abenaho, Kabupaten Yalimo, Papua Pegunungan, Rabu (28/10/2026).
Dalam sambutannya, Nahor menyampaikan bahwa peringatan tersebut tidak hanya menjadi momentum perayaan keagamaan, tetapi juga kesempatan untuk mengevaluasi perjalanan pelayanan gereja dan mempersiapkan keberlanjutannya bagi generasi mendatang.
Ia mengawali sambutan dengan menyampaikan puji syukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa atas penyertaan-Nya sehingga ibadah peringatan dapat terlaksana.
“Pertama-tama, kita panjatkan puji syukur ke hadirat Tuhan Yang Maha Kuasa. Hari ini merupakan hari yang khusus bagi warga GJRP yang ada di seluruh Papua dan Papua Pegunungan. Kita harus mencermati bagaimana perjalanan Pekabaran Injil selama 63 tahun, sejak 28 Oktober 1963 sampai dengan hari ini,” ujar Nahor.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada GJRP dan seluruh pelayan gereja yang selama ini berkontribusi dalam membangun kehidupan rohani masyarakat, khususnya di Kabupaten Yalimo dan wilayah Papua Pegunungan.
Menurut Nahor, perjalanan pelayanan gereja selama lebih dari enam dekade harus menjadi landasan untuk memperkuat persatuan, meningkatkan kualitas pelayanan, dan membangun tanggung jawab bersama dalam kehidupan bermasyarakat.
Ia berharap momentum HUT Pekabaran Injil ke-63 dapat memperbarui semangat pelayanan seluruh unsur gereja sekaligus memperkuat hubungan antara gereja, pemerintah, dan masyarakat.
Peringatan tersebut diharapkan menjadi titik penguatan komitmen GJRP untuk terus melayani umat, menjaga persatuan, dan menyiapkan generasi penerus agar pelayanan gereja dapat berlangsung secara berkelanjutan.
(Tundemin – Redaksi DA)





Apa komentar anda ?