TIMIKA, Nokenlive.com – Gubernur Papua Tengah, mendorong pengembangan konektivitas laut untuk memperkuat pertumbuhan ekonomi dan memperlancar distribusi barang antardaerah.
Hal itu disampaikan Meki Nawipa saat menyerahkan bantuan mesin pengolah kopi kepada kelompok tani di Kabupaten Mimika, Sabtu (24/10/2026).
Kata Meki Nawipa, konektivitas laut perlu dikembangkan agar potensi ekonomi Papua Tengah dapat terhubung dengan wilayah lain, sekaligus membuka peluang pasar yang lebih luas bagi produk lokal.
Pemerintah Provinsi Tengah memikirkan peluang kerja sama dengan operator kapal untuk mengembangkan rute pelayaran subsidi yang menghubungkan sejumlah wilayah, seperti Kaimana, Asmat, Mimika, Kepulauan Yapen, Teluk Wondama dan Nabire, termasuk Tual Maluku Tenggara dengan pelabuhan utama di Pomako dan Nabire
Rencana tersebut diharapkan dapat memperlancar pergerakan penumpang dan barang, sekaligus mendorong aktivitas perdagangan serta pertumbuhan usaha masyarakat.
Gubernur MEPA mengatakan, pemerintah juga mempertimbangkan kemungkinan pemberian subsidi kapal untuk mendukung percepatan konektivitas. Namun, rencana itu masih memerlukan pembahasan lebih lanjut dengan pemilik kapal dan penyusunan regulasi yang sesuai.
Upaya pengembangan konektivitas tersebut dapat terus didorong pada 2027.
Menurutnya, akses transportasi yang lebih baik dapat membantu memperluas pasar bagi berbagai produk lokal, termasuk kopi dan cokelat, serta mendukung pergerakan komoditas dari dan menuju Papua Tengah.
Meki Nawipa juga menekankan pentingnya kolaborasi dalam pemanfaatan aset dan potensi daerah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Ia menilai pembangunan ekonomi tidak cukup hanya mengandalkan sektor yang sudah berkembang, tetapi juga perlu didukung oleh konektivitas, kebijakan yang tepat, dan keterlibatan masyarakat lokal.
“Karena waktu akan pergi, jabatan juga akan pergi. Tetapi sebuah sejarah peletakan fondasi harus kita letakkan,” ujar Meki Nawipa
Pemerintah Provinsi Papua Tengah berharap pengembangan konektivitas laut dapat menjadi salah satu upaya memperkuat aktivitas ekonomi daerah dan membuka peluang usaha yang lebih luas bagi masyarakat.
Rencana rute pelayaran, skema subsidi, dan regulasi pendukung masih perlu dimatangkan sebelum dapat direalisasikan.
(ANAS)







Apa komentar anda ?