TIMIKA, Nokenlive.com – Pemerintah Kabupaten Puncak memberikan bantuan dana sebesar Rp200 juta untuk mendukung perampungan pembangunan dan persiapan peresmian Gedung Gereja Kemah Injil (Kingmi) di Tanah Papua, Jemaat Sinai SP2, Klasis Timika Utara, Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah.
Bantuan tersebut diserahkan oleh Ketua KONI Kabupaten Puncak, Kem Magai, yang mewakili Bupati Puncak Elvis Tabuni, kepada Ketua Panitia Peresmian Gedung Gereja Kingmi Jemaat Sinai SP2, Yafe Magai, SH, di Timika, Kamis (8/10/2026).
Kem Magai mengatakan, bantuan tersebut merupakan bentuk perhatian dan kepedulian Bupati Elvis Tabuni bersama Pemerintah Kabupaten Puncak terhadap pembangunan rumah ibadah dan pelayanan umat, khususnya jemaat Kingmi di Tanah Papua.
Ia menjelaskan, penyerahan bantuan itu merupakan tindak lanjut arahan Bupati Elvis Tabuni untuk membantu panitia menyelesaikan kebutuhan pembangunan fisik serta mempersiapkan acara peresmian gereja yang dijadwalkan berlangsung pada 14–16 Oktober 2026.
“Atas nama Bupati Puncak, Bapak Elvis Tabuni, kami menyerahkan bantuan ini untuk membantu panitia. Ini adalah wujud kebersamaan dan dukungan pemerintah untuk kemuliaan Tuhan. Semoga gedung gereja yang baru ini menjadi berkat bagi jemaat dan masyarakat,” ujar Kem Magai.
Menurutnya, dukungan terhadap pembangunan rumah ibadah tidak hanya ditujukan kepada jemaat di Kabupaten Puncak, tetapi juga kepada masyarakat Papua secara umum. Hal tersebut, kata dia, sejalan dengan visi dan misi Pemerintah Kabupaten Puncak, terutama dalam bidang sosial dan keagamaan.
Dalam kesempatan itu, Kem Magai juga menyampaikan permohonan maaf kepada delapan marga yang menjadi bagian dari pembangunan gereja tersebut karena Bupati Elvis Tabuni belum dapat hadir secara langsung.
Ia menjelaskan, Bupati Puncak memiliki agenda lain pada waktu yang bersamaan sehingga menugaskan dirinya untuk menyerahkan bantuan sekaligus mewakili pemerintah daerah dalam kegiatan tersebut.
“Saya minta delapan marga, masyarakat suku Damal dan suku Moni yang ada di sini jangan kecil hati atau kecewa karena tidak bisa melihat Bupati hadir langsung di gereja ini. Sebenarnya tadi Bupati ingin hadir, tetapi ada kegiatan lain pada waktu yang sama. Karena itu, beliau menugaskan saya datang bersama rombongan, termasuk sekretaris pribadi Bupati,” katanya.
Kem menegaskan, kehadirannya merupakan bentuk pelaksanaan tugas yang dipercayakan Bupati untuk menyampaikan dukungan pemerintah daerah kepada panitia dan jemaat.
Lebih lanjut, ia menyampaikan apresiasi kepada delapan marga yang telah berkomitmen membangun gereja tersebut sejak awal hingga memasuki tahap akhir pembangunan.
Ia menilai, kerja sama dan komitmen masyarakat menjadi bagian penting dalam mewujudkan pembangunan rumah ibadah yang dapat digunakan untuk menunjang pelayanan gereja serta kehidupan rohani jemaat.
“Saya sangat salut kepada delapan marga yang punya komitmen, visi, dan misi yang jelas untuk membangun gereja ini. Mereka memiliki keinginan agar umat dan keluarga besar mereka mempunyai rumah ibadah di SP2,” ungkapnya.
Penyerahan bantuan Rp200 juta tersebut diharapkan dapat membantu panitia memenuhi kebutuhan akhir pembangunan dan mempersiapkan peresmian Gedung Gereja Kingmi Jemaat Sinai SP2, sehingga gereja dapat menjadi pusat peribadatan sekaligus memperkuat kehidupan rohani dan kebersamaan masyarakat.
(Lisa/Redaksi)







Apa komentar anda ?