YALIMO, nokenlive.com — Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Yalimo, Didimus Wandik, menyampaikan imbauan kepada seluruh mahasiswa asal Yalimo yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Kabupaten Yalimo (HMKY) untuk menghargai kehadiran kepala daerah serta menjaga keberlangsungan organisasi mahasiswa.
Imbauan tersebut disampaikan Didimus Wandik usai memimpin apel pagi di pelataran Kantor Bupati Yalimo, Provinsi Papua Pegunungan, Senin (28/9/2026).
Dalam pesannya, Didimus meminta mahasiswa Yalimo yang sedang menempuh pendidikan di berbagai kampus agar menghargai kepemimpinan kepala daerah yang telah terpilih dan hadir menjalankan pemerintahan di Kabupaten Yalimo.
“Pesan saya kepada adik-adik mahasiswa yang tergabung dalam HMKY. Pemimpin terpilih itu kan sudah ada. Kepala daerah sudah hadir sendiri. Saya harap supaya adik-adik mahasiswa di kampus masing-masing yang tergabung ke HMKY menghargai kehadiran kepala daerah,” ujar Didimus.
Ia juga mengingatkan mahasiswa bahwa dukungan pemerintah daerah terhadap mahasiswa pada dasarnya bersumber dari anggaran yang merupakan bagian dari uang masyarakat. Karena itu, menurutnya, dukungan tersebut perlu dimanfaatkan dan dipertanggungjawabkan dengan baik.
“Sebenarnya bantuan itu uangnya masyarakat. Jadi Pak Bupati sudah siapkan uang, sudah kasih,” katanya.
Didimus menegaskan bahwa mahasiswa merupakan bagian penting dari masa depan Kabupaten Yalimo. Sebagai generasi yang nantinya akan melanjutkan kepemimpinan daerah, mahasiswa diharapkan mampu membangun sikap dan pola berorganisasi yang baik.
“Kami hanya pesan. Kami ini senior-senior. Kami paham bahwa mahasiswa kami adalah pemimpin masa depan daerah ini,” ujarnya.
Ia berharap mahasiswa tidak hanya aktif dalam kegiatan akademik, tetapi juga mampu menjaga keberlangsungan organisasi kemahasiswaan, khususnya HMKY.
Menurut Didimus, organisasi mahasiswa perlu dikelola secara berkelanjutan sehingga tidak mengalami kekosongan kepengurusan maupun aktivitas pada setiap periode.
“Kami tidak akan lagi begini terus. Mereka itu yang akan lanjutkan. Jadi kalau mau berorganisasi, organisasi yang baik. Dalam arti, jangan setiap periode itu ada kevakuman,” tegasnya.
Didimus berharap mahasiswa Yalimo dapat menjadikan organisasi sebagai ruang untuk belajar kepemimpinan, membangun komunikasi, serta mempersiapkan diri sebagai generasi yang nantinya akan mengambil peran dalam pembangunan Kabupaten Yalimo. (Redaksi DA)





Apa komentar anda ?