JAYAPURA, Nokenlive.com – Laga pekan ketiga Pegadaian Championship Liga 2 musim 2026/2027 antara Persipura Jayapura dan Persis Solo menjadi momentum yang dinantikan para pencinta Mutiara Hitam.
Persipura akan menghadapi Persis Solo di Stadion Gelora Delta, Sidoarjo, Jawa Timur, Sabtu (26/9/2026) malam pukul 21.00 WIT.
Jelang pertandingan tersebut, dukungan terhadap Persipura terus mengalir dari para suporter dan masyarakat Papua yang berada di pesisir, pegunungan hingga lembah. Harapan yang disuarakan sama, yakni Persipura mampu bangkit dan mengamankan tiga poin.
Ketua Komunitas Suporter Black Danger Community (BDC) Persipura 1963, Jansen Previdea Kareth, mengatakan hasil dua pertandingan sebelumnya harus menjadi bagian dari evaluasi dan perjalanan tim untuk menghadapi kompetisi musim ini.
Menurutnya, Persipura harus segera menatap pertandingan berikutnya dengan semangat baru dan tidak larut dalam hasil yang telah diraih.
“Sebagai Ketua Komunitas Suporter Black Danger Community Persipura 1963, saya Jansen Previdea Kareth, hasil draw dan kekalahan kemarin bagian dari perjalanan untuk mengenang masa lalu. Tim segera berbenah untuk melihat realita kompetisi hari ini dan menatap target tim Persipura yang penuh dengan harapan,” ujarnya.
Jansen juga menyadari Persis Solo bukan lawan yang mudah. Tim berjuluk Laskar Sambernyawa tersebut merupakan tim yang baru terdegradasi dari Liga 1 musim 2025/2026 dan kini berlaga di Pegadaian Championship.
Kekuatan Persis Solo semakin terlihat setelah mereka meraih kemenangan telak 7-0 atas PSBS Biak pada pekan kedua di Stadion Manahan, Solo, Minggu (20/9/2026).
Meski demikian, Jansen optimistis kehadiran pelatih kepala Regi Aditya dapat membawa energi baru bagi Persipura.
Ia menilai Regi memiliki pengalaman dan jam terbang yang cukup, termasuk pernah membawa PSBS Biak menembus Liga 1. Regi juga sebelumnya pernah menjadi bagian dari jajaran kepelatihan Persipura sebagai asisten pelatih yang mendampingi Rahmad Darmawan pada musim 2025/2026.
“Kami yakin dan percaya dengan pelatih Persipura yang baru. Sekarang tinggal satu tarikan napas antara pelatih dan pemain untuk membuktikan pada pertandingan ketiga ini. Jangan hanya mampu mengimbangi Persis Solo, kalau bisa Persipura unggul dan meraih tiga poin,” tegasnya.
Jansen berharap para pemain Persipura tampil penuh semangat dan menjadikan Stadion Gelora Delta Sidoarjo sebagai tempat untuk menunjukkan perjuangan dan karakter Mutiara Hitam.
Ia juga mengapresiasi langkah cepat manajemen Persipura, khususnya Manajer Eveline Sanita Injaya, dalam melakukan evaluasi dan perubahan di jajaran kepelatihan.
“BDC 1963 tetap tegak lurus mendukung selama itu untuk kebaikan dan kepentingan masa depan tim Persipura. Tetap gas dan kami dukung sampai akhir hayat di kandung badan,” katanya.
Dukungan dari Tanah Papua juga dilakukan melalui kegiatan nonton bareng (Nobar) yang digelar para suporter dan pencinta Persipura.
Jansen berharap dukungan tersebut dapat menjadi energi tambahan bagi tim yang sedang berjuang di lapangan.
“Harapan kami di Stadion Gelora Delta ada kemenangan. Tiga poin harga mati. Jangan kendor, jangan mundur sejengkal pun. Ayo maju, bangkit dan berjuang untuk meraih kemenangan hari ini. Persipura satu hati, satu tujuan. Haleluya, Amin,” pungkasnya.
(ANAS/Redaksi)





Apa komentar anda ?