JAYAPURA, nokenlive.com – Ketua Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Papua Tengah Alexander Gobay menyerukan solidaritas dunia usaha untuk membantu masyarakat menghadapi dampak El Nino yang memicu kekeringan, keterbatasan air bersih, dan kabut asap di sejumlah wilayah.
Alexander Gobay melalui rilis kepada nokenlive.com di Jayapura, pada Senin 24/8/2026, mengatakan kepedulian terhadap masyarakat harus bergerak dua arah. Dunia usaha tidak hanya membantu masyarakat di daerah lain yang sedang menghadapi bencana, tetapi juga harus hadir ketika masyarakat di Papua Tengah menghadapi persoalan serupa.
Menurut Alexander, kondisi kekeringan dan kebakaran hutan serta lahan membutuhkan respons bersama karena dampaknya dapat menyentuh kebutuhan dasar masyarakat.
Ia meminta pemerintah dan dunia usaha memperkuat koordinasi agar penanganan air bersih, kekeringan, dan kabut asap tidak berjalan sendiri-sendiri.
Alexander menilai pelaku usaha memiliki berbagai sumber daya yang dapat pemerintah manfaatkan saat kondisi darurat, mulai dari kendaraan, jaringan distribusi, gudang, hingga tenaga pendukung.
Dia menjelaskan, KADIN Papua Tengah siap menjadi jembatan koordinasi antara pemerintah dan dunia usaha untuk mengerahkan sumber daya tersebut ketika masyarakat membutuhkan bantuan.
Alexander juga mengajak perusahaan, distributor, depot air minum, pelaku UMKM, koperasi, asosiasi pengusaha, dan organisasi usaha lainnya ikut mengambil bagian dalam menghadapi dampak El Nino.
Ia menegaskan dunia usaha memiliki tanggung jawab sosial terhadap masyarakat dan daerah, bukan hanya menjalankan aktivitas perdagangan dan investasi.
Alexander turut menyampaikan keprihatinan terhadap masyarakat di Nusa Tenggara Timur (NTT) yang sedang menghadapi bencana. Namun, ia mengingatkan masyarakat Papua Tengah juga membutuhkan perhatian karena menghadapi kekeringan dan kabut asap.
KADIN Papua Tengah mendorong pemerintah melakukan langkah preventif sebelum kondisi berkembang menjadi krisis. Pemerintah perlu memastikan air tersedia, distribusi berjalan, harga tetap terjangkau, dan stok kebutuhan dasar aman.
Alexander berharap seluruh kekuatan pemerintah, masyarakat, dan dunia usaha bergerak bersama. Menurutnya, solidaritas harus dimulai dari kepedulian terhadap sesama, baik di luar Papua maupun di Papua Tengah sendiri.
(Agustina Estevani Janggo – Redaksi DA)







Apa komentar anda ?