JAYAPURA, Nokenlive.com – SMP Hikmah Yapis Jayapura menggandeng salah satu lembaga pendidikan di Kota Jayapura untuk menggelar tes diagnostik bagi siswa baru tahun ajaran 2026/2027. Kegiatan ini bertujuan memetakan tingkat kecerdasan, potensi, serta minat dan bakat peserta didik sebagai dasar penyusunan strategi pembelajaran di sekolah.
Kepala SMP Hikmah Yapis Jayapura, Sri Kusrini, mengatakan tes diagnostik menjadi langkah awal yang penting agar sekolah dapat mengenali karakteristik setiap siswa, baik dari sisi akademik maupun nonakademik.
“Melalui tes ini kami ingin mengetahui kemampuan belajar, kecerdasan, serta potensi yang dimiliki setiap peserta didik. Hasilnya juga akan menjadi informasi bagi orang tua agar mereka memahami bakat dan minat anak sejak dini,” ujar Sri Kusrini saat ditemui media, Selasa (28/7).
Menurutnya, pemetaan potensi siswa akan membantu sekolah mengarahkan peserta didik pada bidang yang sesuai sehingga dapat berkembang secara optimal.
Pada tahun ajaran 2026/2027, SMP Hikmah Yapis menyiapkan 10 kegiatan ekstrakurikuler sebagai wadah pengembangan bakat siswa. Selain itu, sekolah juga memberikan pembinaan akademik untuk menghadapi berbagai kompetisi, seperti Olimpiade Sains Nasional (OSN) tingkat SMP, Tes Kemampuan Akademik (TKA), dan berbagai ajang lomba lainnya.

Untuk penerimaan peserta didik baru tahun ini, SMP Hikmah Yapis menerima 70 siswa yang dibagi ke dalam tiga rombongan belajar (rombel). Masing-masing rombel terdiri atas Kelas Digital, Kelas Tahfidz, dan Kelas Reguler, sesuai dengan pilihan dan kebutuhan peserta didik.
Selain fokus pada siswa, sekolah juga meningkatkan kompetensi tenaga pendidik melalui In House Training (IHT) yang diikuti oleh 23 guru. Kegiatan ini menjadi bagian dari persiapan menghadapi proses pembelajaran pada tahun ajaran baru.
Di sisi lain, Program Makan Bergizi Gratis (MBG) juga telah berjalan sejak awal masuk sekolah. Program yang didukung SPPG Bhayangkara tersebut telah memberikan manfaat kepada 303 penerima, yang terdiri dari siswa dan warga sekolah.
Sri Kusrini berharap seluruh program yang dijalankan dapat menciptakan lingkungan belajar yang lebih berkualitas, sekaligus mendukung lahirnya siswa-siswi yang berprestasi, berkarakter, dan mampu mengembangkan potensi terbaiknya sejak dini.
(Melviandres Pamanggori/Redaksi)





Apa komentar anda ?