JAYAPURA, Nokenlive.com – Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kadisdikbud) Kota Jayapura, Rocky Bebena, S.Pd., membuka Workshop Penyusunan Silabus, Tujuan Pembelajaran (TP), Analisis Capaian Pembelajaran (CP), dan Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) yang diselenggarakan SMA Negeri 4 Jayapura di Hotel Horison Kotaraja, Rabu (15/7/2026).
Kegiatan yang diikuti seluruh guru dan tenaga kependidikan SMAN 4 Jayapura ini menjadi bagian dari upaya sekolah meningkatkan kompetensi pendidik dalam menyusun perangkat pembelajaran yang sistematis, terukur, dan sesuai dengan implementasi kurikulum yang berlaku untuk tahun ajaran 2026/2027.
Dalam kesempatan tersebut, Rocky Bebena yang juga menjadi narasumber menyampaikan arah kebijakan pendidikan Pemerintah Kota Jayapura. Ia menegaskan pentingnya sinkronisasi program sekolah dengan visi dan misi Wali Kota Jayapura, khususnya dalam meningkatkan kualitas pendidikan.
Menurutnya, pembangunan pendidikan di Kota Jayapura diarahkan untuk memperkuat pemenuhan kebutuhan dasar di bidang pendidikan dan kesehatan guna melahirkan sumber daya manusia (SDM) yang unggul, produktif, dan berkarakter.
“Guru memiliki peran yang sangat penting dalam membentuk karakter sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Karena itu, perencanaan pembelajaran harus disusun secara baik agar tujuan pendidikan dapat tercapai secara optimal,” ujar Rocky.
Ia berharap seluruh satuan pendidikan mampu menerjemahkan visi pembangunan tersebut ke dalam proses belajar mengajar sehingga peserta didik memperoleh pengalaman belajar yang berkualitas dan relevan dengan perkembangan zaman.
Workshop tersebut juga dihadiri Ketua Komite Sekolah, pengawas sekolah, panitia BOS, mitra kerja, serta sejumlah pemangku kepentingan yang selama ini mendukung peningkatan mutu pendidikan di SMAN 4 Jayapura.
Melalui kegiatan itu, para guru memperoleh penguatan dalam menyusun tujuan pembelajaran, menganalisis capaian pembelajaran, hingga merancang alur tujuan pembelajaran yang lebih efektif sesuai kebutuhan peserta didik.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala SMAN 4 Jayapura, Widya Kusmayanti, S.Pd., mengatakan workshop tersebut merupakan agenda rutin sekolah yang dilaksanakan pada awal setiap semester, baik semester ganjil maupun genap.
“Kegiatan ini sudah menjadi budaya sekolah. Tujuannya untuk menyamakan persepsi antara guru mata pelajaran, wali kelas, dan kepala sekolah agar proses pembelajaran pada tahun ajaran baru berjalan lebih tertib, terarah, dan terstruktur,” jelas Widya.
Ia menambahkan, workshop juga menjadi wadah memperkuat sinergi seluruh warga sekolah, mulai dari guru, tenaga kependidikan, komite sekolah, pengawas, hingga mitra kerja.
Salah seorang peserta workshop, La Hani, yang merupakan guru Pendidikan Agama sekaligus wali kelas XI, mengapresiasi penyelenggaraan kegiatan tersebut.
Menurutnya, workshop memberikan ruang bagi para guru untuk mempresentasikan program pembelajaran masing-masing sebagai acuan dalam mempersiapkan proses belajar mengajar pada tahun ajaran 2026/2027.
“Kegiatan ini sangat bermanfaat karena kami dapat menyampaikan program dari masing-masing mata pelajaran dan wali kelas sehingga menjadi pedoman bersama dalam pelaksanaan pembelajaran,” katanya.
Sementara itu, Pengawas Sekolah Dinas Pendidikan Kota Jayapura, Sudiman, yang juga menjadi pemateri, menjelaskan materi workshop difokuskan pada implementasi kebijakan Kementerian Pendidikan terkait pendekatan pembelajaran mendalam (deep learning) dalam pelaksanaan Kurikulum Merdeka.
Ia berharap seluruh guru mampu menerapkan strategi pembelajaran yang lebih efektif sehingga dapat meningkatkan kualitas proses belajar mengajar di kelas.
Sebagai informasi, SMAN 4 Jayapura saat ini memiliki 78 guru dan tenaga kependidikan, sedangkan jika ditambah tenaga pendukung seperti petugas kebersihan, jumlah seluruh sumber daya manusia di sekolah tersebut mencapai sekitar 100 orang.
(Melviandres Pamanggori/Redaksi)





Apa komentar anda ?