JAYAPURA, Nokenlive.com – Sebuah unggahan di media sosial yang mengabarkan meninggalnya seorang ibu bersalin di Distrik Panggema, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, menjadi perhatian publik. Hingga Jumat (10/7/2026), unggahan tersebut telah mendapat ribuan tanggapan dan memicu beragam komentar dari warganet.
Informasi itu dibagikan melalui akun Facebook bernama An Michael. Dalam unggahannya disebutkan seorang ibu bersalin meninggal dunia karena tidak sempat memperoleh pertolongan medis yang dibutuhkan.
Dalam unggahan tersebut, keluarga bersama tenaga kesehatan setempat telah berupaya memberikan penanganan dan mengajukan permohonan bantuan evakuasi kepada sejumlah maskapai penerbangan, termasuk layanan helikopter dari Vida Wamena.
Namun, layanan penerbangan menuju wilayah tersebut masih dihentikan sementara karena situasi keamanan yang belum sepenuhnya pulih setelah insiden pembunuhan seorang pilot asing dan pembakaran pesawat AMA di Kabupaten Yahukimo beberapa waktu lalu. Kondisi tersebut disebut menghambat proses evakuasi medis.
Dalam unggahan itu juga menyebutkan ibu tersebut meninggal dunia sebelum sempat mendapatkan akses pelayanan kesehatan lanjutan.
“Betapa pilunya ketika seorang ibu yang seharusnya menyambut kelahiran buah hatinya justru mengakhiri hidupnya karena keterbatasan akses terhadap layanan kesehatan,” demikian isi unggahan tersebut.
Pemilik akun juga menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban serta mengunggah foto seorang perempuan dengan tulisan “Duka di Balik Terhentinya Layanan Penerbangan: Seorang Ibu Bersalin Meninggal Dunia di Distrik Panggema.”
Meski demikian, media ini belum dapat memastikan identitas perempuan dalam foto tersebut maupun apakah benar foto itu merupakan ibu yang dimaksud dalam unggahan, karena hingga kini belum ada keterangan resmi dari pihak keluarga maupun pemerintah kabupaten Yahukimo.
(Redaksi)





Apa komentar anda ?