YALIMO, nokenlive.com – Potensi komoditas kakao di Kampung Hubliki, Distrik Abenaho, Kabupaten Yalimo, mendapat perhatian khusus dari Bupati Yalimo, Dr. Nahor Nekwek, S.Pd., M.M., saat melakukan kunjungan kerja bersama Wakil Bupati Yan Kiraklak, S.Pd., Senin (6/7/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Bupati menilai kakao yang dibudidayakan masyarakat memiliki prospek besar untuk dikembangkan menjadi produk olahan bernilai tambah, bahkan membuka peluang bagi Kabupaten Yalimo untuk memproduksi cokelat lokal.
“Kakao atau cokelat ini luar biasa. Saya melihat Yalimo juga memiliki peluang untuk memproduksi cokelat sendiri. Ini bukan sekadar wacana, tetapi potensi yang nyata karena hasilnya sudah bisa dipanen,” kata Nahor Nekwek.
Bupati juga meminta agar para petani dan pengelola komoditas kakao terus membangun komunikasi dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, khususnya Dinas yang membidangi sektor pertanian dan perkebunan, sehingga setiap program pemerintah dapat berjalan selaras dengan kebutuhan masyarakat.
“Silakan petani maupun pengelola langsung berkomunikasi dengan kepala dinas. Apa pun program yang ada harus saling menyambung agar pemerintah dapat memberikan dukungan secara maksimal,” ujarnya.

Selain kakao, Bupati turut menyoroti berbagai komoditas hortikultura dan buah-buahan yang tumbuh subur di Kampung Hubliki, seperti rambutan dan berbagai jenis tanaman produktif lainnya. Menurutnya, seluruh potensi tersebut perlu dikembangkan secara terintegrasi agar mampu meningkatkan pendapatan masyarakat.
“Karena ini merupakan hasil yang sudah diolah dan memiliki nilai ekonomi, ke depan seluruh potensi seperti kakao, rambutan, dan buah-buahan lainnya harus terus dikembangkan. Kuncinya adalah membangun komunikasi yang baik dengan dinas terkait agar program pemerintah benar-benar mendukung para petani,” tutur Nahor Nekwek.
Pemerintah Kabupaten Yalimo berkomitmen mendorong pengembangan sektor perkebunan sebagai salah satu pilar pembangunan ekonomi daerah. Melalui kolaborasi antara pemerintah, petani, dan pemangku kepentingan lainnya, komoditas kakao Kampung Hubliki diharapkan mampu menjadi produk unggulan Yalimo yang memiliki daya saing hingga ke pasar yang lebih luas. (Redaksi – DA)





Apa komentar anda ?