YALIMO, nokenlive.com – Pemerintah Kabupaten Yalimo resmi memulai langkah strategis dalam membuka akses jalan yang menghubungkan Kampung Hubliki, Distrik Abenaho, dengan Jalan Trans Papua. Langkah tersebut ditandai melalui kunjungan kerja Bupati Yalimo, Dr. Nahor Nekwek, S.Pd., M.M., bersama Wakil Bupati Yan Kiraklak, S.Pd., pada Senin (6/7/2026).
Dalam kunjungan tersebut, Bupati dan Wakil Bupati didampingi para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), anggota DPRK Yalimo Daerah Pemilihan (Dapil) Wilayah Hubliki, serta sejumlah tamu undangan.
Kedatangan rombongan pemerintah daerah disambut secara adat oleh kepala suku, tokoh gereja, para kepala kampung, dan masyarakat Kampung Hubliki. Prosesi penyambutan berlangsung khidmat dan meriah melalui tarian tradisional serta pengalungan noken kebesaran kepada Bupati, Wakil Bupati, dan perwakilan pimpinan OPD sebagai simbol penghormatan serta penerimaan masyarakat terhadap pemerintah daerah.
Agenda utama kunjungan kerja tersebut adalah dimulainya pekerjaan pembukaan akses jalan yang akan menghubungkan Kampung Hubliki dengan Jalan Trans Papua. Proyek tersebut akan dikerjakan oleh CV Arta Mandiri Jaya, yang secara simbolis menerima kunci alat berat dari Bupati Yalimo sebagai tanda dimulainya pekerjaan, disaksikan oleh seluruh tamu undangan dan masyarakat.

Bupati Yalimo, Dr. Nahor Nekwek, mengatakan bahwa pembangunan jalan menuju Hubliki merupakan salah satu prioritas pemerintah daerah meskipun keterbatasan anggaran masih menjadi tantangan.
“Pemerintah Kabupaten Yalimo memang belum memiliki anggaran yang besar, tetapi pembangunan jalan menuju Hubliki merupakan salah satu program prioritas yang harus segera kita mulai.”
Menurut Bupati, pembangunan tersebut merupakan hasil komunikasi dan kesepakatan bersama berbagai pihak, termasuk masyarakat yang selama ini mengharapkan terbukanya akses transportasi menuju wilayah Hubliki.
“Saya bersama Bapak Wakil Bupati hadir langsung untuk memulai pekerjaan ini. Kami berharap pihak ketiga dapat membantu menyelesaikan pembangunan jalan ini dengan dukungan penuh dari masyarakat.”
Ia menjelaskan, meskipun survei teknis mengenai panjang jalan masih terus dilakukan, pemerintah memilih untuk segera memulai pekerjaan agar masyarakat dapat segera merasakan manfaat pembangunan.
“Survei teknis memang masih berjalan dan kami belum mengetahui secara pasti panjang jalan yang akan dibangun. Namun kami memilih untuk segera memulai agar pembangunan tidak terus tertunda. Mudah-mudahan dalam beberapa tahun ke depan hasilnya sudah bisa dirasakan masyarakat.”
Bupati juga mengungkapkan bahwa kondisi geografis dan berbagai fenomena alam yang terjadi dalam beberapa tahun terakhir menjadi salah satu alasan perlunya dibangun jalur alternatif yang lebih pendek dan lebih aman menuju wilayah Hubliki.
“Fenomena alam yang terjadi beberapa waktu lalu menjadi pelajaran bagi kita semua. Karena itu, pemerintah melihat perlunya membuka jalur yang lebih singkat sebagai solusi untuk meningkatkan aksesibilitas masyarakat.”
Ia mengapresiasi dukungan masyarakat Hubliki yang dinilai telah menunjukkan komitmen bersama dalam mewujudkan pembangunan daerah.
“Saya menyampaikan terima kasih kepada seluruh masyarakat Hubliki yang telah membantu pemerintah. Dukungan masyarakat menjadi kekuatan utama agar pembangunan ini dapat berjalan dengan baik.”
Lebih lanjut, Bupati menegaskan bahwa pembangunan jalan tersebut akan dilaksanakan secara bertahap dengan tetap memperhatikan ketentuan peraturan perundang-undangan serta aspirasi masyarakat.

“Jika pembangunan ini berjalan sesuai harapan masyarakat, maka pemerintah akan melanjutkannya secara bertahap sesuai mekanisme dan aturan yang berlaku. Kehadiran kami hari ini juga untuk mendengar langsung aspirasi masyarakat di lapangan.”
Pembukaan akses jalan Hubliki–Trans Papua diharapkan menjadi tonggak penting dalam mempercepat pembangunan wilayah pedalaman Kabupaten Yalimo. Selain memperlancar mobilitas masyarakat, jalan tersebut juga diyakini akan memperluas akses terhadap pelayanan pendidikan, kesehatan, serta mendorong pertumbuhan ekonomi melalui pemanfaatan potensi daerah.
Kunjungan kerja ini sekaligus menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Yalimo untuk terus menghadirkan pembangunan yang berpihak kepada masyarakat, dengan mengedepankan kolaborasi antara pemerintah, pelaksana pekerjaan, dan masyarakat adat sebagai mitra utama dalam mewujudkan kemajuan daerah.
(Redaksi DA)





Apa komentar anda ?