Nabire, Nokenlive.com – Gubernur Papua Tengah Meki Nawipa (MEPA) menyebut generasi muda sebagai motor penggerak pembangunan daerah sehingga perlu dipersiapkan menjadi sumber daya manusia yang berkualitas, berkarakter, dan memiliki daya saing tinggi.
Gubernur mengatakan kemajuan daerah sangat bergantung pada kualitas generasi penerus yang saat ini sedang menempuh pendidikan.
“Kalian adalah motor penggerak di Provinsi Papua Tengah ini. Pembangunan tidak akan dapat berjalan jika generasi mudanya telah rusak,” katanya. Saat membuka Festival Cahaya Kreatif Budaya Pelajar SMA/SMK se-Papua Tengah di Nabire
Untuk itu, pelajar harus memanfaatkan masa pendidikan untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan karakter diri agar mampu menghadapi tantangan di masa depan.
MEPA menilai pembangunan daerah tidak hanya ditentukan oleh keberadaan infrastruktur seperti jalan, jembatan, dan fasilitas publik lainnya, tetapi juga oleh kualitas sumber daya manusia yang mampu bersaing, berinovasi, serta memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan daerah.
Karena itu, pemerintah daerah terus mendorong berbagai program yang mendukung pengembangan generasi muda, baik di bidang pendidikan, keterampilan, seni budaya, maupun pembinaan karakter.
Festival Cahaya Kreasi Budaya Pelajar SMA/SMK Provinsi Papua Tengah 2026, menurut Meki, menjadi salah satu wadah bagi pelajar untuk menampilkan kreativitas, bakat, dan kemampuan yang dimiliki. Kegiatan tersebut juga diharapkan dapat memperkuat rasa percaya diri serta kecintaan generasi muda terhadap budaya daerah.
Dalam kesempatan itu, Gubernur juga mengingatkan pentingnya menjaga pergaulan dan menjauhi berbagai perilaku negatif yang dapat merusak masa depan pelajar. Ia mengajak seluruh siswa untuk fokus belajar dan mempersiapkan diri menjadi generasi yang membawa perubahan positif bagi Papua Tengah.
Meki berharap para pelajar dapat menjadi pemimpin masa depan yang mampu membawa Papua Tengah menuju kemajuan dan kesejahteraan.
“Papua Tengah membutuhkan generasi muda yang cerdas, sehat, berkarakter, dan memiliki semangat membangun daerahnya sendiri. Dari tangan kalianlah masa depan Papua Tengah akan ditentukan,” Pungkasnya
(Agustina Estevani Janggo/Redaksi)







Apa komentar anda ?