ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Redaksi Nokenlive.com
  • Advertise
  • Syarat dan Ketentuan
  • Contact
  • Ketentuan Penggunaan
Minggu, Mei 10, 2026
  • Home
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Papua Tengah
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal
  • Home
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Papua Tengah
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal
No Result
View All Result
No Result
View All Result
  • Home
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Papua Tengah
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal

Home » Kali Yetni Kembali Telan Korban, Akses Ekonomi Papua Pegunungan Kian Terancam

Kali Yetni Kembali Telan Korban, Akses Ekonomi Papua Pegunungan Kian Terancam

Oleh : Nokenlive
31 Maret 2026
Di Kabar Daerah, Nasional, Papua Pegunungan
0
Kali Yetni Kembali Telan Korban, Akses Ekonomi Papua Pegunungan Kian Terancam

Foto : Tundemin Keterangan Foto : Mobil Triton Bermuatan Barang Kandas Di Kali Yetni Akibat Derasnya Arus Bercampur Lumpur, Menghambat Akses Transportasi Vital Penghubung Wilayah Di Papua Pegunungan, Senin (30/3/2026).

WAMENA, NOKENLIVE.com –  Insiden kembali terjadi di Kali Yetni, wilayah yang dikenal sebagai titik rawan bagi para pengguna jalan di Papua Pegunungan. Sebuah mobil Triton double cabin yang mengangkut muatan berat dilaporkan kandas akibat derasnya arus sungai bercampur lumpur, Senin (30/3/2026).

Peristiwa ini bukan sekadar kecelakaan lalu lintas biasa, melainkan potret nyata lemahnya infrastruktur pada jalur vital yang menjadi urat nadi aktivitas ekonomi masyarakat di wilayah tersebut.

Kali Yetni selama ini menjadi penghubung utama sejumlah rute strategis, seperti Tangma–Wamena, Hukem–Wamena, hingga Kurima–Wamena. Namun, tingginya curah hujan kerap mengubah kawasan ini menjadi jebakan berbahaya berupa banjir dan lumpur, yang tidak hanya menghambat mobilitas, tetapi juga telah memakan korban jiwa.

Kondisi ini berdampak langsung terhadap kehidupan masyarakat, khususnya petani dan pedagang yang bergantung pada kelancaran distribusi hasil bumi ke Kota Wamena.

Hambatan di Kali Yetni menyebabkan keterlambatan pengiriman komoditas pertanian seperti sayur-mayur dan buah-buahan. Akibatnya, produk yang tiba di pasar kerap mengalami penurunan kualitas hingga tidak layak jual, sehingga kerugian finansial pun tak terhindarkan.

Selain itu, ketidakpastian distribusi turut memicu fluktuasi harga di pasar. Pasokan yang tidak stabil menyebabkan harga komoditas meningkat dan semakin memberatkan masyarakat, khususnya di wilayah perkotaan.

Tak hanya sektor ekonomi, akses terhadap layanan dasar seperti pendidikan dan kesehatan juga ikut terdampak. Warga di wilayah pedalaman harus menghadapi keterisolasian akibat terbatasnya akses transportasi yang memadai.

Situasi ini memunculkan kritik terhadap pemerintah daerah yang dinilai belum memberikan perhatian serius terhadap pembangunan infrastruktur dasar.

Pembangunan ekonomi dan peningkatan sumber daya manusia (SDM) dinilai tidak akan berjalan optimal tanpa dukungan akses transportasi yang layak.

Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan bersama Pemerintah Kabupaten Yahukimo dan Jayawijaya didorong segera mengambil langkah konkret. Sinergi antarwilayah dinilai penting, mengingat jalur Kali Yetni merupakan akses utama yang menyangkut kepentingan masyarakat luas.

“Membangun daerah dimulai dari menjamin kelancaran akses rakyatnya. Membiarkan Kali Yetni terus memakan korban adalah bentuk pengabaian terhadap hak ekonomi masyarakat,” demikian kutipan yang mencerminkan keresahan warga setempat.

Sejumlah langkah teknis dinilai perlu segera direalisasikan, seperti pembangunan jembatan permanen dan normalisasi aliran sungai. Upaya ini diharapkan mampu meminimalkan risiko kecelakaan sekaligus menjamin kelancaran distribusi logistik.

Tanpa intervensi serius, Kali Yetni akan terus menjadi ancaman yang tidak hanya membahayakan keselamatan pengguna jalan, tetapi juga menghambat pertumbuhan ekonomi di Papua Pegunungan.

Kini, harapan masyarakat tertuju pada keseriusan pemerintah untuk menghadirkan solusi nyata, agar akses vital tersebut tidak lagi menjadi taruhan bagi nyawa dan masa depan ekonomi warga.

(Tundemin – Redaksi MR)

Tags: Kali YetniProvinsi Papua Pegunungan
BagikanTweetKirimBagikan
Berita Sebelumnya

Harga Ikan Laut Melonjak Pasca Lebaran, Kadis Perikanan Jayapura Sebut Ada Dua Faktor Penyebab

Berita Selanjutnya

Kaka Jose Go To School di SMPN 9 Jayapura, Dorong Pendidikan Karakter Generasi Muda Papua

Berita Terkait

Ricuh Usai Laga Persipura Vs Adhyaksa FC, 3 Truk Polisi, Ambulans Dibakar, Puluhan Kendaraan Warga Hilang Dan Dibakar
Hukum dan Kriminal

Ricuh Usai Laga Persipura Vs Adhyaksa FC, 3 Truk Polisi, Ambulans Dibakar, Puluhan Kendaraan Warga Hilang Dan Dibakar

Peluk Erat Persipura, Gubernur Papua Tengah Undang Seluruh Pemain ke Nabire
Kabar Daerah

Peluk Erat Persipura, Gubernur Papua Tengah Undang Seluruh Pemain ke Nabire

Polisi Gerak Cepat Lakukan Penanganan Kericuhan Usai Laga Playoff Persipura Vs Adyaksa Fc Di Stadion Lukas Enembe
Dari TKP

Polisi Gerak Cepat Lakukan Penanganan Kericuhan Usai Laga Playoff Persipura Vs Adyaksa Fc Di Stadion Lukas Enembe

Wagub Papua Pegunungan Tegas Tolak Perang Suku: “Papua Tidak Bisa Terus Kehilangan Anak-Anaknya”
Kabar Daerah

Wagub Papua Pegunungan Tegas Tolak Perang Suku: “Papua Tidak Bisa Terus Kehilangan Anak-Anaknya”

Berita Lainnya

Apa komentar anda ?

Nokenlive - Berita Papua Terkini

Menyuarakan Pembangunan di Papua dalam Berbagai Aspek Kehidupan

Ikuti Kami

  • Tentang Kami
  • Redaksi Nokenlive.com
  • Advertise
  • Syarat dan Ketentuan
  • Contact
  • Ketentuan Penggunaan

© 2018 Nokenlive - Berita Terkini Seputar Papua

Selamat datang kembali

Masuk dengan akun anda

Lupa kata sandi?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email untuk mereset kata sandi

Masuk

Add New Playlist

error: Nokenlive!!
No Result
View All Result
  • Home
  • Tentang Kami
  • Redaksi Nokenlive.com
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Politik dan Pemerintahan
  • Ekonomi & Bisnis
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Daerah
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal

© 2018 Nokenlive - Berita Terkini Seputar Papua