JAYAPURA, NOKENLIVE.com – Perayaan Imlek 2026 di Kota Jayapura berlangsung meriah dengan penampilan atraksi Barongsai dari Sanggar Papua Golden Tiger yang digelar di Vihara Arya Dharma Jayapura, Selasa (17/2/2026).
Penampilan penuh semangat dari para atlet barongsai sukses menyedot perhatian umat dan masyarakat yang hadir. Gerakan lincah dan atraktif yang ditampilkan menjadi salah satu daya tarik utama dalam rangkaian perayaan Tahun Baru Imlek tahun ini.
Pelatih Barongsai Papua Golden Tiger Jayapura, Budi, mengungkapkan bahwa saat ini sanggar tersebut memiliki 32 atlet aktif yang berlatih di sasana.
“Untuk jumlah atletnya saat ini sebanyak 32 orang di sasana. Dan ini murni olahraga, bukan lebih kepada agama atau kepercayaan, tetapi lebih kepada olahraga sekaligus seni yang ditampilkan,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa barongsai merupakan budaya yang berasal dari negara China, namun dalam perkembangannya telah menjadi cabang olahraga sekaligus seni pertunjukan yang diminati berbagai kalangan.

Sementara itu, Ketua Barongsai Papua Golden Tiger Jayapura, Irwan Saiful, mengatakan pihaknya masih membutuhkan tambahan atlet untuk memperkuat tim.
“Saat ini sanggar kami membutuhkan banyak atlet supaya akan dilatih. Untuk masuk ke sanggar tidak perlu biaya alias gratis dan lebih prioritas kepada putra-putri daerah di Papua, silakan didaftarkan akan dilatih tentunya,” ungkapnya.
Irwan mengakui, hingga kini pihaknya masih menghadapi sejumlah kendala, terutama terkait sarana dan prasarana pendukung. Menurutnya, sanggar masih membutuhkan tempat latihan yang lebih representatif bagi para atlet.
“Memang saat ini Sanggar Barongsai Papua Golden Tiger Jayapura masih terkendala sarana prasarana pendukung, terutama tempat yang representatif untuk latihan atletnya,” tuturnya.
Ia menambahkan, setiap tahun terdapat kejuaraan barongsai yang dapat diikuti. Namun keterbatasan jumlah atlet serta dukungan finansial masih menjadi tantangan bagi pengurus untuk mengembangkan olahraga tersebut secara maksimal.
“Untuk barongsai ini tiap tahun ada kejuaraannya, hanya karena terbatas atlet kita dan juga dukungan finansialnya, ini masih jadi kendala bagi pengurus untuk lebih mengembangkan olahraga barongsai tersebut,” tambahnya.
Melalui momentum Imlek 2026 ini, Irwan berharap pertumbuhan ekonomi di Jayapura bahkan Papua semakin meningkat. Ia juga berharap semakin banyak generasi muda, khususnya di Jayapura, yang tertarik belajar dan berlatih barongsai.
“Semoga banyak warga, khususnya anak muda kita yang tertarik belajar dan berlatih dalam olahraga barongsai, terutama anak-anak muda di Papua lebih khusus di Jayapura,” pungkasnya.
(Melviandres Pamanggori – Redaksi DA)





Apa komentar anda ?