JAYAPURA, NOKENLIVE.com –
Kecelakaan lalu lintas sungai kembali terjadi di Kabupaten Mamberamo Raya, Provinsi Papua. Sebuah speedboat yang mengangkut enam orang penumpang terbalik di Sungai Mamberamo, mengakibatkan dua orang meninggal dunia dan satu orang hingga kini masih dinyatakan hilang.
Peristiwa nahas tersebut terjadi pada Rabu, 14 Januari 2026, sekitar pukul 13.00 WIT, di salah satu titik rawan perairan Sungai Mamberamo yang dikenal dengan sebutan Batavia. Speedboat tersebut bertolak dari Pelabuhan Kasonaweja menuju Kampung Kustra.
Berdasarkan keterangan kepolisian, kecelakaan bermula saat mesin speedboat mengalami gangguan dan mati mendadak di tengah perjalanan. Kondisi tersebut menyebabkan perahu kehilangan kendali dan akhirnya terbalik, sehingga seluruh penumpang terjatuh ke sungai dan terseret arus deras Sungai Mamberamo.
Dari enam penumpang yang berada di atas speedboat, tiga orang berhasil menyelamatkan diri, sementara tiga orang lainnya dinyatakan hilang dan langsung dilakukan upaya pencarian.
Menindaklanjuti laporan yang diterima pada Kamis, 15 Januari 2026, sekitar pukul 07.00 WIT, Polres Mamberamo Raya segera berkoordinasi dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Mamberamo Raya serta instansi terkait guna melakukan operasi pencarian dan pertolongan.
Tim gabungan yang terdiri dari BPBD, Dinas Kesehatan, Dinas Perhubungan, unsur TNI-Polri, serta masyarakat setempat dikerahkan untuk melakukan penyisiran di sepanjang aliran Sungai Mamberamo.
Upaya pencarian membuahkan hasil pada Jumat, 16 Januari 2026, sekitar pukul 02.00 WIT. Tim gabungan bersama masyarakat setempat berhasil menemukan dua orang korban di wilayah Muara Siri, Kampung Kustra, dalam kondisi meninggal dunia.

Kedua korban tersebut diketahui bernama Bertus Kusa, selaku Kepala Kampung Sikari, dan Speyel Sayuri, yang merupakan Mantri Kampung Sikari. Selanjutnya, kedua jenazah dievakuasi ke rumah sakit untuk penanganan lebih lanjut.
Kapolres Mamberamo Raya AKBP Arifin menyampaikan duka cita mendalam kepada keluarga korban serta memastikan bahwa proses pencarian terhadap satu korban lainnya masih terus dilakukan.
“Kami turut berduka cita atas ditemukannya dua korban dalam kondisi meninggal dunia. Hingga saat ini masih terdapat satu korban atas nama Viktor Kusa yang belum ditemukan, dan tim gabungan bersama masyarakat setempat terus melanjutkan pencarian secara maksimal,” ujar AKBP Arifin.
Ia juga menegaskan bahwa selama proses pencarian berlangsung, situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah hukum Polres Mamberamo Raya tetap terjaga.
“Alhamdulillah, situasi kamtibmas tetap terpantau aman dan kondusif. Kami mengapresiasi peran serta masyarakat yang turut membantu proses pencarian,” tambahnya.
Lebih lanjut, Kapolres Mamberamo Raya mengimbau masyarakat, khususnya pengguna transportasi air di Sungai Mamberamo, agar lebih mengutamakan aspek keselamatan dalam beraktivitas.
“Kami mengimbau masyarakat untuk memastikan kondisi mesin dan kelayakan sarana transportasi air sebelum berlayar, menggunakan jaket pelampung, serta menghindari perjalanan di titik-titik rawan, terutama saat kondisi cuaca dan arus sungai tidak bersahabat,” tegasnya.
Di tempat terpisah, Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol. Cahyo Sukarnito, S.I.K., M.K.P., juga mengingatkan masyarakat agar tidak mengabaikan faktor keselamatan saat menggunakan transportasi air.
“Keselamatan adalah hal utama. Kami mengajak masyarakat untuk tidak memaksakan perjalanan laut apabila kondisi cuaca tidak memungkinkan,” ujarnya.
Hingga berita ini diturunkan, tim gabungan TNI-Polri, instansi terkait, dan masyarakat setempat masih terus melakukan penyisiran di sejumlah titik sepanjang aliran Sungai Mamberamo untuk menemukan satu korban lainnya yang masih dinyatakan hilang.
(Melviandres Pamanggori – Redaksi DA)





Apa komentar anda ?