OKSIBIL, NOKENLIVE.com– Lembah Sibil Banal Bakon, Pegunungan Bintang, diliputi suasana haru dan sukacita yang tak terkira! Umat Katolik Dekenat Pegunungan Bintang, Keuskupan Jayapura, akhirnya menyambut Pastor RD. Charles Singpanki, imam Projo pertama yang berasal dari tanah Sibil Banal Bakon tercinta (Paroki Roh Kudus Mabilabol). Penantian panjang selama 65 tahun ini pun berbuah manis.
Pastor RD. Charles Singpanki, yang baru ditahbiskan pada 8 Desember 2025, kini mengemban tugas mulia di Keuskupan Manokwari Sorong. Kedatangannya di kampung halaman pada Selasa, 6 Januari 2026, menjadi momen bersejarah yang tak terlupakan.
Kedatangan Pastor Charles disambut dengan gegap gempita oleh ribuan umat yang mengenakan busana adat dari berbagai suku di Pegunungan Bintang. Tarian-tarian adat yang memukau mengiringi arak-arakan penuh warna yang membawa rombongan pastor, tamu dari Keuskupan Jayapura dan Manokwari Sorong, menuju pastoran Paroki Roh Kudus Mabilabol.
Romo Dekan Yulius Dainang, dengan suara bergetar, menyampaikan rasa syukur dan kebahagiaannya atas peristiwa bersejarah ini.
“Benih Injil yang telah ditanamkan dengan penuh air mata dan kerja keras akhirnya memberikan hasil yang begitu indah,” ujarnya dengan haru. “Anak-anak yang dulu disantuni, kini menjadi pemimpin rohani.”

Beliau juga menyampaikan apresiasi kepada para imam yang hadir memberikan dukungan, menunjukkan solidaritas dan persatuan dalam pelayanan.
Dedenip Jefrin Singpanki, ST., selaku Ketua Panitia, mengungkapkan rasa syukur keluarga dan seluruh panitia atas berkat yang diterima di awal tahun yang baru ini.
“Setelah 65 tahun, Paroki Roh Kudus Mabilabol di sini akhirnya memiliki imam pertama putra asli dari Lembah Sibil Banal Bakon. Ini menjadi anak asli pertama dari tanah adat Sibil Banal Bakon yang menjadi seorang imam Projo dari Paroki Roh Kudus Mabilabol,” ungkapnya dengan bangga.
“Semoga Pastor Charles dapat membuka pintu, agar muncul Charles-Charles lain yang mengikuti jejaknya dari berbagai Paroki lain,” harapnya.
Penjemputan Pastor Charles Singpanki, Pr, bukan yang pertama di Dekenat Pegunungan Bintang. Sebelumnya, telah ada beberapa pastor putra daerah yang menginspirasi, antara lain: Pastor Hillarius Ngalumtila Pekey, Pr, Bartolomeus Uropmabin, OFM, Damianus Uropmabin, Pr, Melyanus Uropmabin, Pr, Oksianus K. Bukega, Pr, Iko Fransiskus Batlayeri, Pr, dan Yosias Uropmabin, Pr.
Dalam acara penyambutan, Pastor Charles didampingi oleh sejumlah imam dari Keuskupan Sorong Manokwari dan Keuskupan Jayapura. Sejumlah rangkaian acara direncanakan, dilanjutkan dengan penyerahan resmi Pastor Charles oleh keluarga kepada Keuskupan Manokwari Sorong di depan pastoran Paroki Roh Kudus Mabilabol pada 7 Januari.
Peristiwa ini menjadi tonggak sejarah bagi umat Katolik di Pegunungan Bintang, menandai hadirnya pemimpin rohani dari kalangan mereka sendiri setelah penantian panjang. Kehadiran Pastor Charles diharapkan membawa semangat baru dan memperkuat iman umat di wilayah tersebut, serta memotivasi generasi muda untuk mengikuti jejaknya dalam melayani Tuhan dan sesama. (Aquino Ningdana/Redaksi NL)





Apa komentar anda ?