ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Redaksi Nokenlive.com
  • Advertise
  • Syarat dan Ketentuan
  • Contact
  • Ketentuan Penggunaan
Jumat, Mei 15, 2026
  • Home
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Papua Tengah
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal
  • Home
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Papua Tengah
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal
No Result
View All Result
No Result
View All Result
  • Home
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Papua Tengah
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal

Home » Ibu Hamil Irene Sokoy Meninggal Usai Ditolak Beberapa RS di Jayapura, Gubernur Papua Minta Evaluasi

Ibu Hamil Irene Sokoy Meninggal Usai Ditolak Beberapa RS di Jayapura, Gubernur Papua Minta Evaluasi

Oleh : Nokenlive
21 November 2025
Di Kesehatan
0
Ibu Hamil Irene Sokoy Meninggal Usai Ditolak Beberapa RS di Jayapura, Gubernur Papua Minta Evaluasi

Nampak Irene Sokoy, seorang ibu hamil yang meninggal akibat ditolak beberapa rumah sakit milik pemerintah daerah di Jayapura, Papua. Foto: Istimewa

JAYAPURA, NOKENLIVE Com – Irene Sokoy, ibu hamil asal Kampung Hobong, Sentani, Kabupaten Jayapura yang meninggal bersama anaknya didalam perut akibat di tolak sejumlah Rumah Sakit di Kota dan Kabuaten Jayapura, Kamis, (20/11/2025).

Peristiwa tragis menimpa Irene Sokoy, ibu hamil asal Kampung Hobong, Sentani, yang meninggal bersama bayi dalam kandungannya setelah diduga mengalami penolakan layanan di beberapa rumah sakit di Kota Jayapura. Almarhumah dimakamkan pada Rabu, 19 November 2025.

Peristiwa ini memicu kemarahan publik di sejumlah media soaial, karena terjadi bukan di daerah terpencil, tetapi di tengah kota, dengan fasilitas kesehatan yang lengkap.

Kronologi: Ditolak Berulang Kali. Menurut keterangan keluarga, Irene mulai mengalami rasa sakit hebat pada dini hari. Sekitar pukul 03.00 WIT, keluarga membawa almarhumah menggunakan speedboat dari Kampung Kensio ke RS Yowari untuk melahirkan.

Dari sana ia dirujuk ke RS Abepura, namun disebut tidak mendapatkan pelayanan. Keluarga kembali mencari pertolongan ke RS Dian Harapan, tetapi juga dikabarkan tidak dilayani.

Kesempatan terakhir mereka adalah RS Bhayangkara, namun pihak rumah sakit menyebut kamar penuh. Ruang VIP tersedia, tetapi keluarga harus membayar Rp4 juta terlebih dahulu sebelum pasien masuk. Sementara tindakan operasi disebut memerlukan biaya Rp8 juta, dan keluarga tidak siap dengan dana tersebut.

Irene akhirnya kembali dirujuk menuju RS Dok II Jayapura, namun nyawanya tidak tertolong. Ia meninggal dalam perjalanan, dengan bayi yang belum sempat diselamatkan.

Gubernur Papua, Mathius Fakiri menegaskan bahwa tidak ada lagi penolakan pasien di fasilitas kesehatan, termasuk puskesmas.

“Ini adalah amanat undang-undang. Jika ada lagi yang menolak pasien, akan ada sanksi,” tegas Fakir Gubernur Papua.

Gubernur yang akrab disapa MDF ini minta Evaluasi akan dilakukan bersama para dokter dan rumah sakit, serta pemerintah daerah.

“Semua direktur rumah sakit dan pemerintah daerah diminta untuk mengambil langkah yang sama, yaitu melayani pasien terlebih dahulu tanpa mempertanyakan kapasitasnya,” pungkasnya. (Hubertus Gobai

Tags: ibu hamilIrene Sokoykabupaten jayapurakota jayapuraPapuaRSUD
Bagikan1Tweet1KirimBagikan
Berita Sebelumnya

Uncen Kembali Mewisudakan 840 Mahasiswa, Berharap Jaga Nama Baik Almamater

Berita Selanjutnya

Gubernur Lantik Pj Sekda dan Pejabat Tinggi Pratama di Lingkungan Pemprov Papua

Berita Terkait

Pelatih Adhyaksa FC Sebut Persipura Tim Kuat Jelang Laga Playoff
Kesehatan

Pelatih Adhyaksa FC Sebut Persipura Tim Kuat Jelang Laga Playoff

Atasi Penyakit Menular di Papua Pegunungan, Wagub Minta Perhatian Pemerintah Pusat
Kabar Daerah

Atasi Penyakit Menular di Papua Pegunungan, Wagub Minta Perhatian Pemerintah Pusat

Krisis Dokter Spesialis di Puncak, Bupati Elvis Tabuni Ungkap Dampak Keamanan
Kabar Daerah

Krisis Dokter Spesialis di Puncak, Bupati Elvis Tabuni Ungkap Dampak Keamanan

Pengawasan Diperketat, Dinas Pastikan Produk Hewan di Oksibil Aman Dikonsumsi
Kesehatan

Pengawasan Diperketat, Dinas Pastikan Produk Hewan di Oksibil Aman Dikonsumsi

Berita Lainnya

Apa komentar anda ?

Nokenlive - Berita Papua Terkini

Menyuarakan Pembangunan di Papua dalam Berbagai Aspek Kehidupan

Ikuti Kami

  • Tentang Kami
  • Redaksi Nokenlive.com
  • Advertise
  • Syarat dan Ketentuan
  • Contact
  • Ketentuan Penggunaan

© 2018 Nokenlive - Berita Terkini Seputar Papua

Selamat datang kembali

Masuk dengan akun anda

Lupa kata sandi?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email untuk mereset kata sandi

Masuk

Add New Playlist

error: Nokenlive!!
No Result
View All Result
  • Home
  • Tentang Kami
  • Redaksi Nokenlive.com
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Politik dan Pemerintahan
  • Ekonomi & Bisnis
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Daerah
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal

© 2018 Nokenlive - Berita Terkini Seputar Papua