PUNCAK, NOKENLIVE.com- Meski harus menempuh medan berat dan akses yang terbatas, Bupati Kabupaten Puncak, Elvis Tabuni, tetap turun langsung ke distrik-distrik terpencil untuk menyalurkan Bantuan Sosial Sembako dan Program Keluarga Harapan (PKH) Tahap III Batch MB-A01 periode Juli–September 2025. Kunjungan kerja tersebut mencakup Distrik Beoga Dapil II dan Distrik Sinak, Kabupaten Puncak, Provinsi Papua Tengah.
Bupati Elvis Tabuni bersama rombongan bertolak dari Bandara Aminggaru Ilaga pukul 08.07 WIT menggunakan pesawat PK-RVV milik PT Reven Global Airtranspor, dan tiba di Distrik Beoga pukul 08.34 WIT. Turut mendampingi dalam kunjungan tersebut, Wakil Ketua I DPRK Puncak Soni Wandikbo mewakili Ketua DPRK, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Puncak Aser Tabuni, Wakapolres Puncak Kompol Mansur mewakili Kapolres, serta Danramil mewakili Dandim 1717/Puncak.
Perjalanan Penuh Tantangan
Perjalanan menuju Distrik Beoga tidaklah mudah. Cuaca yang kerap berubah, kabut tebal, dan kondisi geografis bergunung menjadi tantangan tersendiri bagi rombongan. Namun, Bupati Elvis Tabuni menegaskan bahwa kesulitan medan bukan alasan untuk absen dari tugas melayani masyarakat.
“Medan memang sulit, tapi bagi seorang pemimpin tidak ada hal yang terlalu berat untuk menjangkau rakyatnya. Saya harus datang sendiri supaya masyarakat yakin bahwa pemerintah hadir untuk mereka,” ujar Bupati Elvis Tabuni di hadapan masyarakat Beoga.
Penyaluran Bantuan di Distrik Beoga
Dalam kunjungan tersebut, Bupati menyerahkan bantuan sosial berupa uang tunai kepada lima kepala distrik di wilayah Dapil III. Masing-masing menerima bantuan sebagai berikut:
Distrik Beoga sebesar Rp600 juta,
Distrik Bioga Barat sebesar Rp400 juta,
Distrik Bioga Timur sebesar Rp400 juta,
Distrik Wuanbe sebesar Rp400 juta, dan
Distrik Ogamanim sebesar Rp400 juta.
Penyerahan dilakukan di Bandara Beoga dan disaksikan langsung oleh masyarakat setempat yang antusias menyambut kedatangan rombongan pemerintah daerah.
Lanjut ke Distrik Sinak
Usai kegiatan di Beoga, rombongan melanjutkan perjalanan udara menuju Timika untuk mengisi bahan bakar, sebelum kembali terbang ke Distrik Sinak guna menyalurkan bantuan sosial dan PKH tahap III di wilayah tersebut.
Di Sinak, Bupati menyerahkan bantuan kepada enam distrik penerima, masing-masing:
Distrik Sinak Induk sebesar Rp600 juta,
Distrik Agandugume sebesar Rp600 juta,
Distrik Iumoak sebesar Rp450 juta,
Distrik Oneri sebesar Rp350 juta, dan
Distrik Kembu sebesar Rp350 juta.
Transparansi dan Komitmen Pemerintah Daerah
Bupati Elvis Tabuni menjelaskan bahwa seluruh bantuan disalurkan langsung di tingkat distrik agar masyarakat penerima manfaat dapat menerima haknya secara utuh. Ia menegaskan, selama masa kepemimpinannya bersama Wakil Bupati Naftali Akawal, tidak ada dana bantuan yang disalurkan di luar wilayah penerima.
“Kemarin ada masyarakat yang datang ke kantor bupati minta agar uangnya diserahkan di sana. Tapi saya bilang tidak. Ini uang untuk masyarakat, jadi harus saya antar langsung ke distrik,” tegasnya.
Bupati juga mengungkapkan bahwa sebelum keberangkatan, sempat terjadi aksi protes oleh sebagian masyarakat di kantor bupati. Namun, dirinya tidak gentar menghadapi tekanan tersebut.
“Orang dari Beoga, Sinak, dan Mbogopa sempat demo, mau lempar batu, bahkan bakar kantor. Tapi saya bilang, silakan saja. Uang ini tetap akan saya antar langsung ke distrik, karena masyarakat di kampung yang harus terima,” ungkap Elvis Tabuni.
Kepemimpinan yang Dekat dengan Rakyat
Elvis Tabuni menuturkan bahwa ini merupakan kali kedua dirinya turun langsung menyerahkan bantuan sosial selama menjabat sebagai Bupati Puncak. Menurutnya, langkah tersebut penting untuk memastikan kehadiran nyata pemerintah di tengah masyarakat.
Kegiatan penyaluran bantuan diakhiri dengan penandatanganan berita acara penyerahan Bantuan Sosial dan PKH Tahap III. Dalam kesempatan itu, Bupati Elvis Tabuni berharap agar bantuan tersebut dapat di manfaatkan dengan baik dan tepat sasaran.
“Saya ingin agar semua bantuan benar-benar sampai ke tangan rakyat. Dari gunung sampai lembah, semua masyarakat harus menerima haknya,” tutupnya. (Lisa/Redaksi NL)






Apa komentar anda ?