JAYAPURA,NOKENLIVE.com- Dinas Tenaga Kerja Kota Jayapura pada Tahun 2025 melaksanakan kegiatan pelatihan tentang Pangkas Rambut dan Teknik Kelistrikan yang berlangsung di Suni Abepura, Kota Jayapura Rabu (22/10/2025).
Pelatihan ini dibuka oleh Walikota Jayapura yang diwakili oleh Asisten III Setda Kota Jayapura, Fredrikus Awarawi, didampingi Kepala Disnaker Kota Jayapura Rory Cony Huwae.
Dalam laporannya, Rory Cony Huwae Plt Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Jayapura menjelaskan untuk jumlah peserta pelatihan sebanyak 30 orang. Dan terbagi menjadi dua kelompok yaitu, 15 orang pelatihan pangkas rambut dan 15 orang lagi ikut pelatihan kelistrikan.
“Narasumber berasal dari lembaga pelatihan di Jayapura, dan akan berlangsung selama 20 hari kedepan, “ ungkapnya.
Ditambahkannya, peserta pelatihan ini berasal dari 5 Distrik yang ada di Wilayah Kota Jayapura. Lalu kegiatan pelatihan Babershop dan Teknik Listrik di biayai melalui DPA Dinas Tenaga Kerja Kota Jayapura Tahun 2025.
Sementara itu, Fredrikus Awarawi selaku Asisten III Setda Kota Jayapura mengingatkan kepada peserta pelatihan supaya semangat dan tekun serta giat selalu mengikuti pelatihan ini sebagai bekal dan ilmu di hari esok nantinya, khususnya terkait Pangkas Rambut dan Kelistrikan di Kota Jayapura.
“Kami meminta buat Dinas Tenaga Kerja supaya melakukan pengawasan ke lapangan bagi peserta setelah ikut pelatihan, agar bisa melihat ouput daripada kegiatan pelatihan yang dilakukan setiap tahunnya, “ tegasnya Awarawi.
“buat anak-anak ku yang Papua, supaya semangat, tekun dan rajin lagi dalam mengikuti pelatihannya agar bisa memberdayakan dirinya apabila sudah mengikuti pelatihan nanti misalnya membuka pangkas rambut sendiri atau bergabung dengan teman atau rekan se profesi untuk membuka usahanya, ini lah yang diharapkan kedepan,” sambung dia.
Berharap peserta pelatihan baik pangkas rambut dan kelistrikan supaya mengikuti kegiatan tersebut dengan baik agar kelak bisa berguna di dalam keluarga maupun dimana saja berada nantinya.
Pembukaan pelatihan ditandai dengan penabuhan tifa dan penyamatan tanda peserta. (Melviandres Pamanggori/Redaksi NL)





Apa komentar anda ?