JAYAPURA, NOKENLIVE.COM – Sekolah YPPK Kristus Raja Dok V Jayapura melaksanakan kegiatan ujian Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) pada tahun 2025. Kegiatan ANBK tersebut berlangsung di sekolah pada hari Senin, 22 September 2025.
Stefanus Constansius Thomas, Kepala Sekolah SD YPPK Kristus Raja Dok V Jayapura, menyebutkan bahwa asesmen nasional berbasis komputer ini bertujuan untuk mengukur kualitas akademik peserta didik, yang nantinya akan tercermin dalam rapor pendidikan sekolah.
Lebih lanjut, Kepala Sekolah menyampaikan bahwa jumlah peserta ujian ANBK di sekolahnya pada tahun 2025 berjumlah 30 siswa, yang dibagi dalam dua sesi ujian. Setiap sesi diikuti oleh 15 siswa, dan materi yang diujikan mencakup Literasi dan Numerasi.
Sementara itu, kegiatan serupa juga dilaksanakan di SD Tanjungria. Kepala Sekolah SD Tanjungria, Arif Sapto Pamungkas, menyampaikan bahwa peserta ANBK di SD Tanjungria tahun 2025 berjumlah 30 siswa. “Setiap sesi diikuti oleh 15 siswa, yang disesuaikan dengan jumlah sarana komputer yang tersedia di sekolahnya,” ungkapnya.
Arif Sapto juga menambahkan bahwa tujuan dari ANBK ini adalah untuk melihat dan mengukur rapor mutu pendidikan di sekolahnya. “Khusus pada tahun 2024, ada beberapa catatan penting, terutama dalam aspek Numerasi. Sebelumnya, nilai Numerasi berada di zona merah, namun kini sudah beralih ke zona hijau, dengan peserta ujian yang merupakan siswa kelas V,” terangnya. Ia juga menambahkan bahwa pelaksanaan ANBK di SD Tanjungria berjalan lancar dan aman tanpa ada kendala.
Hal serupa disampaikan oleh Suryanti, yang mewakili Kepala Sekolah SD Inpres Entrop Jayapura Selatan. Suryanti mengungkapkan bahwa pelaksanaan ANBK di sekolahnya berjalan lancar tanpa gangguan jaringan internet dan listrik. Terdapat dua siswa yang tidak dapat mengikuti ujian karena sakit, namun penggantinya sudah disiapkan. “Jumlah peserta ujian di SD Inpres Entrop sebanyak 35 siswa, yang terbagi dalam dua sesi: sesi pertama 15 siswa dan sesi kedua 15 siswa, dengan materi Numerasi dan Literasi. Pelaksanaan ujian ini berlangsung selama dua hari, yakni pada 22-23 September 2025,” jelasnya.
(Melviandres Pamanggori – Redaksi)





Apa komentar anda ?