BALIKPAPAN, Nokenlive.com | Event akbar Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) Tahun 2025 yang digelar di Balikpapan, Kalimantan Timur resmi ditutup pada Jumat, 11 Juli 2025 oleh Mentri dalam Negeri Tito Karnavian. Suasana haru dan bangga menyelimuti rombongan Provinsi Papua Pegunungan saat diumumkan sebagai salah satu penerima penghargaan dalam ajang prestisius tersebut.
Penghargaan ini diterima langsung oleh Ketua Dekranasda Provinsi Papua Pegunungan, Ny. Yuliana K. Pahabol. Momen ini terasa begitu istimewa, bukan hanya karena penghargaan yang diraih, tetapi juga karena ini adalah event perdana yang dinakhodai oleh Ny.Yuliana K. Pahabol sejak resmi dilantik sebagai Ketua TP PKK dan Dekranasda Papua Pegunungan daerah otonom baru (DOB) yang sedang meniti langkah awalnya di pentas nasional.

“Saya tidak menyangka bisa berdiri di atas panggung ini bersama Dua Ketua Dekranasada dari Provinsi Kaltim dan Aceh menerima penghargaan pertama sejak saya di percayakan untuk memimpin organisasi PKK Provinsi Papua Pegunungan. ini adalah sebuah kehormatan sekaligus kebanggaan semua karena Allah baik. dan tentunya tak lepas dari kerja sama, doa, dan semangat dari semua pengurus dan anggota Dekranasda Papua Pegunungan. Kami hanya ingin memperkenalkan kekayaan budaya kami, dan ternyata mendapat tempat di hati masyarakat Indonesia,” ujar Ny. Yuliana penuh haru.
Setelah acara resmi ditutup, rombongan Papua Pegunungan melanjutkan sesi foto bersama di panggung utama, sebelum bergerak menuju stand pameran mereka. Hari terakhir itu menjadi momentum puncak antusiasme pengunjung. Stand Papua Pegunungan diserbu ratusan pengunjung yang ingin mengenal lebih dekat budaya Pegunungan Papua lewat karya karya tangan trampil yang mengahsilkan sebuah karya kerajinan yang menggugah minat pegunjung dan juga produk produk unggulan yang terkenal dari Papua pegunungan.

Yang paling mencolok adalah permintaan foto bersama dengan Ny. Yuliana K.Pahabol yang nyaris tak berhenti. Tak hanya dari pengunjung umum, peserta pameran dari berbagai provinsi pun ikut antre untuk mengabadikan momen bersama sang ketua yang dikenal karismatik dan bersahaja ini.
Bahkan, Pastor terkenal Andi Simon, yang baru kembali dari Papua setelah memimpin KKR, menyempatkan diri hadir di stand Papua Pegunungan. Momen pun semakin meriah ketika sejumlah pengunjung bergoyang riang di depan stand, menikmati suasana budaya yang hidup dan terbuka.

Di bawah kepemimpinan Ny. Yuliana K. Pahabol, langkah perdana Dekranasda Papua Pegunungan di pentas nasional justru langsung mencatat sejarah. Ini adalah momen yang membangkitkan harapan baru bahwa dari pegunungan yang jauh dan sering terlupakan, lahir karya, cinta, dan semangat untuk mengangkat budaya sebagai kekuatan utama.
Tangis haru yang pecah di panggung Dekranas Balikpapan adalah bahasa hati. Bahasa syukur. Bahasa dari sebuah perjuangan yang akhirnya dilihat dan dihargai.
Harapannya, Papua Pegunungan akan terus melangka dan setiap karya tangan serta niat tulus yang dibawa dari pegunungan Papua itu selalu diterima dengan hangat di hati rakyat Indonesia. Papua Pegunungan telah memulai dengan langkah yang menginspirasi dari sosok Ny.Yuliana K.Pahabol dan dari sini, cerita baru akan terus ditulis.
Redaksi NL





Apa komentar anda ?