ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Redaksi Nokenlive.com
  • Advertise
  • Syarat dan Ketentuan
  • Contact
  • Ketentuan Penggunaan
Sabtu, Juni 6, 2026
  • Home
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Papua Tengah
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal
  • Home
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Papua Tengah
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal
No Result
View All Result
No Result
View All Result
  • Home
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Papua Tengah
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal

Home » Michael Yarisetouw: Festival Colo Sagu Mendorong Ketahanan Pangan Hingga Keberlanjutan Hidup masyarakat Kampung di Jayapura

Michael Yarisetouw: Festival Colo Sagu Mendorong Ketahanan Pangan Hingga Keberlanjutan Hidup masyarakat Kampung di Jayapura

Oleh : Nokenlive
29 Juni 2025
Di Kabar Port Numbay
0
Michael Yarisetouw: Festival Colo Sagu Mendorong Ketahanan Pangan Hingga Keberlanjutan Hidup masyarakat Kampung di Jayapura

Demo pembuatan pangan lokal sagu secara tradisional dan modern yang dilakukan pada hari kedua Festival Colo Sagu di Kota Jayapura, Papua, Jumat (27/6/2025). Foto: Humas Polresta Jayapura Kota

JAYAPURA,NOKENLIVE.com– Festival Colo Sagu 2025 yang digelar di Pantai Wisata Hamansuw dibawah Jembatan Merah Youtefa, Distrik Jayapura Selatan, Kota Jayapura, resmi ditutup pada Sabtu (28/6/2025).

Festival yang berlangsung selama tiga hari ini mengangkat tema “Potensi Pangan Lokal Menuju Kemandirian”, sekaligus menjadi bagian dari peringatan Hari Bhayangkara ke-79.

Festival ini diinisiasi oleh Yayasan Colo Sagu Nusantara bekerja sama dengan Kepolisian Resort Kota (Polresta) Jayapura Kota.

Kegiatan tersebut menyoroti pentingnya sagu sebagai pangan lokal yang tak hanya kaya gizi, tetapi juga memiliki nilai strategis dalam membangun kemandirian ekonomi masyarakat Papua, khususnya di kampung-kampung.

“Festival ini membawa semangat Colo Sagu sebagai gerakan kolektif, guna mendorong ketahanan pangan, pelestarian budaya dan keberlanjutan hidup masyarakat kampung,” ujar Ketua Yayasan Colo Sagu Nusantara, Michael John Yarisetouw kepada wartawan.

Menurut Michael, tiga nilai utama yang dipegang oleh Yayasan Colo Sagu Nusantara adalah ketahanan pangan, pelestarian budaya yang keberlanjutan.

Festival Colo Sagu menjadi ruang untuk merealisasikan ketiga hal tersebut secara nyata melalui pemberdayaan ekonomi kampung.

“Kami ingin mama-mama Papua kembali berdaya dengan kekuatan alam yang mereka miliki. Pangan lokal seperti sagu harus jadi tuan di rumah sendiri,” katanya.

Pembukaan Festival Colo Sagu yang ditandai dengan makan sagu sambil dicolo dalam kopi yang berlangsung di Kota Jayapura, Papua, Kamis (26/6/2025). Foto: Fredik

Tahun ini, kegiatan difokuskan pada sepuluh kampung di wilayah Kota Jayapura. Namun, partisipasi baru datang dari beberapa kampung saja, seperti Tobati dan Skouw Mabo. Meski begitu, Michael menilai langkah ini sudah menjadi awal baik untuk mendorong lebih banyak kampung ikut berdaya di masa mendatang.

“Festival ini berbeda dari yang lain. Kami tidak memfokuskan pada seluruh UMKM, tetapi lebih spesifik pada pelaku pangan lokal yang berbasis kampung,” jelasnya.

Sebagai Fasilitator

Kata Michael, Yayasan Colo Sagu tidak mengambil peran sebagai produsen, melainkan sebagai fasilitator bagi masyarakat agar mereka sendiri yang mengelola dan memasarkan produk pangan lokal mereka.

“Contohnya, sagu pisang dari Kampung Gendate yang sempat viral pada Festival Colo Sagu 2023. Kami ingin kekayaan itu tetap menjadi milik masyarakat kampung, bukan yayasan,” tegasnya.

Sebagai bagian dari advokasi, pihaknya berharap sagu bisa dimanfaatkan secara luas dalam kegiatan-kegiatan pemerintah sebagai pengganti makanan ringan berbahan impor.

“Kami ingin dalam setiap kegiatan pemerintahan, Colo Sagu bisa dihadirkan. Dengan begitu, hasil kebun mama-mama bisa habis terjual, dan ekonomi kampung ikut tumbuh,” tutupnya.

Festival Colo Sagu 2025 menjadi momentum penting untuk menegaskan kembali bahwa sagu bukan sekadar bahan makanan, melainkan simbol jati diri dan pilar kemandirian masyarakat Papua. (Hubertus Gobai/Fredik).

 

Tags: Festival Colo SaguKehidupan Berkelanjutan di Kampung-KampungKetahanan PanganKetua Yayasan Colo Sagu Nusantarakota jayapuraMichael John YarisetouwPenutupan Festival Colo SaguProvinsi Papua
BagikanTweetKirimBagikan
Berita Sebelumnya

Pemda Diminta Fokus Bangun SDM, Mahasiswa Tambrauw di Jayapura Desak Bupati Segera Temui Masyarakat yang Melakukan Pemalangan

Berita Selanjutnya

Wali Kota Sebut Festival Colo Sagu Angkat Harkat dan Martabat 10 Kampung Adat di Kota Jayapura

Berita Terkait

Minim Guru Produktif, Jurusan Perkantoran dan TKJ Tetap Jadi Favorit di SMKN 2 Jayapura
Kabar Port Numbay

Minim Guru Produktif, Jurusan Perkantoran dan TKJ Tetap Jadi Favorit di SMKN 2 Jayapura

SMP Negeri 1 Jayapura Luluskan 366 Siswa, Torehkan Kelulusan 100 Persen
Kabar Port Numbay

SMP Negeri 1 Jayapura Luluskan 366 Siswa, Torehkan Kelulusan 100 Persen

Biak, Nabire, dan Serui Jadi Rute Favorit, PT Pelni Jayapura Siagakan Armada Jelang Liburan Sekolah
Kabar Port Numbay

Biak, Nabire, dan Serui Jadi Rute Favorit, PT Pelni Jayapura Siagakan Armada Jelang Liburan Sekolah

278 Siswa SMPN 3 Jayapura Lulus 100 Persen, Kepsek Apresiasi Dukungan Orang Tua
Kabar Port Numbay

278 Siswa SMPN 3 Jayapura Lulus 100 Persen, Kepsek Apresiasi Dukungan Orang Tua

Berita Lainnya

Apa komentar anda ?

Nokenlive - Berita Papua Terkini

Menyuarakan Pembangunan di Papua dalam Berbagai Aspek Kehidupan

Ikuti Kami

  • Tentang Kami
  • Redaksi Nokenlive.com
  • Advertise
  • Syarat dan Ketentuan
  • Contact
  • Ketentuan Penggunaan

© 2018 Nokenlive - Berita Terkini Seputar Papua

Selamat datang kembali

Masuk dengan akun anda

Lupa kata sandi?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email untuk mereset kata sandi

Masuk

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tentang Kami
  • Redaksi Nokenlive.com
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Politik dan Pemerintahan
  • Ekonomi & Bisnis
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Daerah
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal

© 2018 Nokenlive - Berita Terkini Seputar Papua