INTAN JAYA,Nokenlive.com- Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Intan Jaya menyerangkan bantuan sembilan bahan pokok (sembako) kepada para pengungsi di yang terdampak konflik di Kabupaten Intan Jaya, Papua Tengah, Sabtu (21/6/2025).
Penyerahan bantuan sembako ini dilakukan dibeberapa lokasi para pengungsi yang terdampak konflik bersenjata di kabupaten tersebut.
intanjaya pada hari sabtu, 21 juni 2025 turun langsung ke beberapa titik pos pengungsian.
Kepala Dinas Sosial kabupaten Intan Jaya Nathaniel Kobogau mengatakan, kedatangan pemerintah untuk melihat langsung kondisi masyarakat dan menyalurkan bantuan sembako kepada warga masyarakat yg terdampak konflik.

Nathaniel menambahkan, pasca konflik penembakan yang terjadi antara TNI dan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) beberapa waktu lalu, menyebabkan masyarakat trauma dan takut, sehingga akhirnya mengungsi ke ibukota kabupaten.
“Para warga masyarakat yang berada di ibukota kabupaten dari Distrik Hitadipa yang terdiri dari, beberapa kampung, yaitu Kampung Wabui, Hitadipa, Zanaba, Soanggama, dan Kampung Ndugusiga serta beberapa kampung lainnya saat ini berada di pos pengungsi di Mamba, Yokatapa, Jogasiga dan Bazemba,” jelasnya.
Dia menegaskan bahwa bantuan tersebut hanya di berikan bagi masyarakat yang benar-benar terdampak konflik, yang berada di beberapa titik pos pengungsi.
“Sudah dua bulan berjalan, masyarakat yang takut dan trauma mengungsi ada di ibukota Kabupaten Intan Jaya. Tidak bisa berkebun, melakukan aktivitas seperti biasa. Sehingga pemerintah wajib perhatikan kita salurkan sembako,” katanya.
Hal tersebut merupakan kewajiban pemerintah dan bentuk kepedulian serta bukti nyata bahwa pemerintah hadir di tengah-tengah masyarakat.
Adapun sembako yang diberikan berupa beras, supermie, ikan kaleng, gula, dan kopi.
Nathaniel berharap, bantuan yang diberikan bermanfaat dan dapat meringankan sedikit beban masyarakat yang mengungsi akibat konflik bersenjata yang terjadi beberapa waktu lalu.
“Tentunya kami harap agar situasi dapat kembali normal, masyarakat dapat kembali ke rumah masing-masing dan melakukan aktifitas seperti biasa,” harapnya. (Lisa/Fredik)







Apa komentar anda ?