Jayapura, Nokenlive.Com – Walikota Jayapura beserta Wakil Walikota Jayapura, bertempat dilapangan apel kantor walikota pada senin, (16/6/25).
Melakukan launching tim keamanan terpadu dan layanan call center 150 212 di Kota Jayapura di Tahun 2025.
Launching tersebut di hadiri langsung walikota dan wakil walikota juga dari pihak telkom khusus peresmian layanan call center 150 212, dan juga dari pihak keamanan baik TNI maupun Polri di Kota Jayapura.
Kepala Kominfo Kota Jayapura, Binton Nainggolan kepada wartawan menyebutkan, peresmian daripada call center 150 212 merupakan perwujudan visi misi walikota jayapura dan wakil walikota, dalam rangka mendukung seluruh laporan masyarakat terkait pelayanan publik di Kota Jayapura.
Lanjut Kepala Kominfo Kota Jayapura, layanan call center 150 212 akan bergabung di commend center pemerintah kota jayapura. Dan call center ini lebih spesifik sebab selain bisa telepon seluler juga dilengkapi whatshap yang dapat dimanfaatkan oleh warga untuk mengirimkan foto atau video terkait kejadian atau laporan keluhan warga kota jayapura kepada walikota jayapura nantinya, “ Jelasnya Kadis Kominfo Kota Jayapura.

Sambung Kadis Kominfo Kota Jayapura, untuk penggunaan awal akan diterapkan pada 7 instansi atau dinas di Kota Jayapura yaitu Dinas PU Kota Jayapura, DLHK Kota Jayapura, Damkar Kota Jayapura, Satpol PP Kota Jayapura dan sebagainya.
Ditambahkan Binton Nainggolan, kiranya dengan hadirnya call center 150 212 masyarakat kota jayapura bisa proaktif apabila ada hal atau keluhan yang akan disampaikan kepada pemerintah kota jayapura. Misalnya apabila terkait musibah kebakaran bisa hubungi dinas pemadam kebakaran dan langsung di respon paling lambat 10 menit sesuai prosedur dan langsung direspon, “ Ujarnya.
Berharap kedepan call center yang ada sekarang, bakal di hubungkan dengan AI(artifisual Intelejenci), guna membantu menetralisir setiap informasi atau laporan masuk supaya dapat disaring atau difilter. Sekaligus mengantisipasi informasih yang tidak benar atau hoax dan sebagainya, “ Tutupnya.
Reporter : Melviandres Pamanggori





Apa komentar anda ?