Wamena, Nokenlive.com – Suasana hangat dan penuh semangat menyelimuti SD Inpres Abusa, Distrik Kurulu, saat Ketua Tim Pembina Posyandu sekaligus Ketua TP-PKK Provinsi Papua Pegunungan, Ny. Yuliana Kobak, S.E., M.M., melakukan kunjungan kerja perdananya ke wilayah tersebut. Disambut antusias oleh para siswa, kunjungan ini difokuskan pada peninjauan kesehatan anak dan penyerahan bantuan kepada warga yang terdampak banjir.
Kehadiran Yuliana Kobak bersama Tim Cakra menjadi angin segar bagi masyarakat setempat. Selain meninjau langsung kondisi anak-anak, ia juga menyerahkan bantuan berupa selimut kepada korban banjir, serta membagikan makanan bergizi untuk siswa-siswi SD Inpres Abusa sebagai bagian dari kolaborasi strategis antara Tim Posyandu dan Tim Cakra.
“Puji Tuhan, hari ini kami bisa berada di tengah-tengah anak-anak SD Inpres Abusa. Luar biasa melihat semangat mereka untuk belajar dan tumbuh sehat. Kami hadir untuk memberikan perhatian dan dukungan, agar mereka mendapatkan masa depan yang lebih baik,” ujar Yuliana Kobak penuh haru.
Kunjungan ini menjadi simbol nyata komitmen TP-PKK dan Posyandu Papua Pegunungan dalam memperkuat layanan dasar di bidang kesehatan dan pendidikan. Yuliana juga menyampaikan apresiasi kepada Tim Cakra atas kontribusi dan dukungan dari berbagai sponsor di Jakarta, yang memungkinkan bantuan ini sampai ke masyarakat di pedalaman.
Turut mendampingi dalam kunjungan tersebut, Anggota DPRP Papua Pegunungan dari Komisi D Fraksi Demokrat, Fransina Dabi, yang memberikan dukungan moril dan menyatakan apresiasinya terhadap langkah cepat TP-PKK dalam merespons kebutuhan warga.
“Puji Tuhan, waktu ini bukan kebetulan, tetapi sudah diatur Tuhan. Terima kasih kepada Mama Wakil Gubernur yang telah menyempatkan diri untuk datang melihat kondisi anak-anak dan warga di Distrik Kurulu. Kehadiran ini memberi harapan baru bagi masyarakat,” ujar Fransina.
Yuliana juga menegaskan pentingnya sinergi antara TP-PKK, Posyandu, Puskesmas, OPD, dan organisasi masyarakat sipil untuk memastikan pemantauan gizi dan kesehatan anak berjalan secara berkala dan berkelanjutan.
Ia berharap kunjungan ini tidak hanya menjadi momentum simbolis, tetapi menjadi bagian dari upaya berkelanjutan untuk memastikan seluruh anak-anak di Papua Pegunungan memiliki akses yang setara terhadap kesehatan dan pendidikan yang layak. ( Redaksi NL )





Apa komentar anda ?