Nabire, Nokenlive.Com – Usai di lantik gubernur Papua tengah, Bupati Kabupaten Mimika, Yohanes Rettob menyampaikan beberapa program prioritas yang akan dilakukan dalam 100 hari kerjanya.
Bupati Mimika Yohanes Rettob mengungkapkan dalam 100 hari kerja, program prioritas yang pertama akan dilakukan adalah pembenahan birokrasi pemerintah kabupaten Mimika.
Hal itu dilakukan agar pelayanan kepada masyarakat yang lebih baik. Karena menurutnya pelayanan masyarakat yang baik harus dimulai dari birokrasi yang baik.
Bupati Mimika Yohanes Rettob katakan secara aturan, pergantian OPD akan dilakukan 6 bulan sesudah kepala daerah itu dilantik. Tetapi ada kebijakan Mendagri bahwa kepala daerah yang baru dilantik, di ijinkan untuk mengganti pejabat, Namun demikian, harus tetap sesuai dengan aturan. Tetapi juga harus bisa mendorong, mendukung dan membantu kita bersama-sama dalam membangun kabupaten mimiki yang lebih baik.
“Jadi itu yang tadi saya bilang bahwa program prioritas saya, adalah pembenahan birokrasi. Salah satunya itu, dalam 100 hari kerja pasti kita lakukan, dan tentunya atas ijin Menteri dalam negeri”. Ucapnya saat diwawancarai usai pelantikannya. Rabu, (25/03/2025).
Yohanes Rettob berkomitmen dimasa pemerintahannya, masalalu akan dihilangkan. semua yang terkait dengan pejabat, pemerintahan, kami akan lakukan sesuai dengan undang-undang ASN, peraturan-peraturan terkait dengan menajemen ASN.
“Jadi kita akan melaksanakan birokrat dengan menerapkan sistem merit. Artinya bagaimana kita harus membuat pejabat itu harus mampu bekerja sesuai dengan kemampuannya, integritasnya, dedikasinya juga harus bagus, dan tentunya pengetahuan sesuai dengan background pendidikannya.
“Jadi harus tepat, kalau untuk Eselon 2 kita melakukan seleksi jabatan, lelang jabatan. Untuk semuanya.akan kami lakukan dalam 100 hari kerja. Kemudian untuk pejabat-pejabat terutama terkait seperti eselon 3 atau pimpinan daerah, pimpinan wilayah, seperti kepala distrik, kita akan lakukan fit and propert test. Sedangkan untuk pejabat eselon 4 kita akan lakukan assesment.
Menurutnya harus dilakukan seperti itu supaya mereka harus di tempatkan di tempat yang benar dan dapat melakukan kegiatan atau melaksanakan tugas-tugasnya dengan benar.
Ia tegaskan harus merubah mainsed berpikir mereka, bahwa ASN itu adalah pelayan masyarakat, pemerintah adalah pelayan masyarakat. Harus turun ke masyarakat, harus tahu apa yang dibutuhkan masyarakat. Kemudian disusun dalam program pembangunan kedepan sesuai dengan kebutuhan.
“kami sudah punya visi misi, sudah buat kajian-kajian birokrat, RPJMD dasar sudah ada. Tinggal akan dilakukan sinkronisasi dengan visi misi kami dan juga dengan program Astacita presiden Prabowo secara nasional”.
Ia juga mengatakan pembangunan akan dimulai dari kampung ke kota. Hal tersebut sesuai dengan visi, misi dan motonya yakni membangun dari kampung ke kota. Seperti memulai dengan program yang mengangkat branding kampung.
“Kita mulai membangun dari kampung ke kota, selain infrastruktur terutama adalah pendidikan”. Ucapnya.
Ia mengungkapkan di kabupaten mimika utk pendidikan dan kesehatan, indeks prestasi manusia (IPM) sangat tinggi, nomor dua dipapua tengah. Kalau kita masuk ke kampung-kampung IPM kita sangat rendah. Sehingga untuk mewujudkannya, hal yang pertama dilakukan adalah mengecek IPM di setiap daerah, invetarisir IPM, inventarisasi infrastruktur. Kemudian akan dilakukan pertemuan dengan tokoh-tokoh adat, tokoh agama, tokoh pemuda untuk keamanan dan ketertiban masyarakat.
“ini merupakan program prioritas yang harus dilakukan di timika adalah menjaga kamtibmas di timika”. Ujarnya.
Rettob juga menyoroti pentingnya kesehatan, keamanan serta ketertiban masyarakat agar dapat meningkatkan pemberdayaan ekonomi masyatakat yang lebih baik.
“Yang pertama itu masyarakat harus sehat. kalau sehat pastinya ia akan cerdas. Kalau sudah cerdas, pasti akan berusaha menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
Tidak hanya itu, Yohanes Rettob juga mengatakan ada pun beberapa kegiatan prioritas lainnya yang akan dilaksanakan dalam 100 hari kerjanya. Salah satunya adalah infrastruktur, namun yang paling utama adalah tentang kebersihan lingkungan hidup, terkait bagaimana penanganan sampah di kabupaten mimika.
“Kami akan merubah sampah jadi uang. Ini program 100 hari kerja yang paling utama yang akan kami lakukan”. Pungkasnya.
(Lisa)







Apa komentar anda ?