ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Redaksi Nokenlive.com
  • Advertise
  • Syarat dan Ketentuan
  • Contact
  • Ketentuan Penggunaan
Minggu, Juli 19, 2026
  • Home
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Papua Tengah
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal
  • Home
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Papua Tengah
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal
No Result
View All Result
No Result
View All Result
  • Home
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Papua Tengah
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal

Home » Gubernur Papua Tengah Meki Nawipa ; ” Pemangkasan Dana Otsus Akan Berdampak Pada Pembangunan Infrastruktur”

Gubernur Papua Tengah Meki Nawipa ; ” Pemangkasan Dana Otsus Akan Berdampak Pada Pembangunan Infrastruktur”

Oleh : Noken Live
14 Maret 2025
Di Papua Tengah
0
Gubernur Papua Tengah Meki Nawipa ; ” Pemangkasan Dana Otsus Akan Berdampak Pada Pembangunan Infrastruktur”

Gubernur Papua Tengah Meki Nawipa saat menyampaikan pendapatnya para rapat kerja dan rapat dengar pendapat antara Komisi II DPR RI, Wamendagri dan lima Gubernur yakni Papua Barat Daya, Papua Barat, Papua Selatan, Papua Tengah dan Papua Pegunungan di ruang sidang utama Komisi II DPR RI, Kamis, (13/3/2025) - Abeth You

Nabire, Nokenlive.Com – Hadir mengikuti c(Raker) dan Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi II DPR RI terkait perkembangan 4 Daerah Otonomi Baru (DOB) di Papua, Gubernur Papua Tengah, Meki Frits Mawipa sampaikan pendapatnya terkait pemangkasan Dana Otonomi Khusus.

Rapat yang berlangsung pada Kamis (13/03/2025), turut dihadiri oleh Menteri Dalam Negeri RI, para gubernur, serta bupati/walikota Se-Papua.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur papua tengah, Meki Frits Nawipa SH menyampaikan keprihatinannya terkait pemangkasan dana Otonomi Khusus (Otsus) yang dialami oleh Papua.

Menurutnya, pemangkasan dana Otsus, Dana Alokasi Umum (DAU), dan Dana Alokasi Khusus (DAK) akan menghambat pembangunan di Papua.

“Kita diberikan daerah otonom baru, 4 provinsi. Namun, dengan semua efisiensi yang terjadi hari ini, Undang-Undang Otonomi Khusus (Otsus) yang seharusnya berdiri sendiri justru dipangkas. Kami dituntut untuk melakukan segala hal, sementara dana yang seharusnya menjadi hak kami justru dikurangi,” tegas Nawipa.

Gubernur Nawipa menegaskan bahwa pemangkasan dana tersebut telah berdampak serius pada pembangunan infrastruktur dan pelayanan publik di Papua Tengah.

“Selama 2 atau 3 tahun terakhir, kantor-kantor pemerintah tidak bisa dibangun, infrastruktur tidak bisa diselesaikan. Apa arti otonomi khusus jika tidak diberikan secara penuh kepada kami?” tanyanya.

Ia juga membandingkan kondisi Papua dengan Aceh, yang juga memiliki status otonomi khusus. Yang mana menurutnya, Aceh mendapatkan perlakuan yang lebih baik dalam hal pelaksanaan otonomi khusus.

“Gubernur Aceh dilantik di Aceh, sementara kami di Papua harus dilantik di Jakarta. Ini menunjukkan perbedaan perlakuan yang sangat jelas,” ungkapnya.

Nawipa mengungkap dirinya memiliki pengalaman 15 tahun sebagai pilot, juga menceritakan perbedaan kondisi geografis antara Aceh dan Papua.

“Daerah di Aceh tidak separah di Papua. Di sini, kami harus menggunakan pesawat dan helikopter untuk menjangkau berbagai wilayah. Tantangan kami jauh lebih besar,” tambahnya.

Gubernur Papua Tengah berharap agar rapat kali ini tidak hanya menjadi evaluasi, tetapi juga menjadi batu loncatan untuk memulai langkah baru dalam membangun Papua.

“Ini harus menjadi milestone bagi kita. Mari kita letakkan fondasi yang kuat agar masa depan Papua lebih baik dari hari ini,” pungkasnya.

(Lisa)

Tags: Dana Otonomi khususGubernur Papua Tengah Meki NawipaPemangkasan Dana Otsus
BagikanTweetKirimBagikan
Berita Sebelumnya

Perubahan Mekanisme Pembayaran, Bupati Aner Maiseni Tegaskan TPP Wajib Diterima Di Intanjaya

Berita Selanjutnya

Walikota :  Hasil Karya Warga Humania Polimak, Bakal di Jual Pada Supermarket Moderen di Jayapura

Berita Terkait

HUT ke-4 Papua Tengah Dimajukan ke 22 Juli 2026, Pemprov Siapkan Rangkaian Acara untuk Dorong UMKM
Papua Tengah

HUT ke-4 Papua Tengah Dimajukan ke 22 Juli 2026, Pemprov Siapkan Rangkaian Acara untuk Dorong UMKM

Meriahkan HUT ke-4 Papua Tengah, Pemprov Gelar Nobar Final Piala Dunia dan Bazar UMKM
Papua Tengah

Meriahkan HUT ke-4 Papua Tengah, Pemprov Gelar Nobar Final Piala Dunia dan Bazar UMKM

Ketum BPD HIPMI Papua Tengah, Yoti Gire Raih Penghargaan Nasional IPSEA 2026 Sebagai Pemimpin Inspiratif Kewirausahaan Pemuda
Papua Tengah

Ketum BPD HIPMI Papua Tengah, Yoti Gire Raih Penghargaan Nasional IPSEA 2026 Sebagai Pemimpin Inspiratif Kewirausahaan Pemuda

Bupati Puncak Elvis Tabuni Kembali Raih IPSEA 2026, Dua Tahun Berturut-Turut Diakui atas Transformasi Daerah
Papua Tengah

Bupati Puncak Elvis Tabuni Kembali Raih IPSEA 2026, Dua Tahun Berturut-Turut Diakui atas Transformasi Daerah

Berita Lainnya

Apa komentar anda ?

Nokenlive - Berita Papua Terkini

Menyuarakan Pembangunan di Papua dalam Berbagai Aspek Kehidupan

Ikuti Kami

  • Tentang Kami
  • Redaksi Nokenlive.com
  • Advertise
  • Syarat dan Ketentuan
  • Contact
  • Ketentuan Penggunaan

© 2018 Nokenlive - Berita Terkini Seputar Papua

Selamat datang kembali

Masuk dengan akun anda

Lupa kata sandi?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email untuk mereset kata sandi

Masuk

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tentang Kami
  • Redaksi Nokenlive.com
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Politik dan Pemerintahan
  • Ekonomi & Bisnis
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Daerah
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal

© 2018 Nokenlive - Berita Terkini Seputar Papua