Nabire,Nokenlive.Com – Beredar vidio viral di media sosial dan grup whatshap keributan yang terjadi saat rekapitulasi di distrik tigi timur, kabupaten deiyai.
Dalam vidio singkat berdurasi 00.59 itu terlihat salah satu anggota PPD distrik Tigi Timur marah dan mengusir staf KPU dan operator keluar lantaran diduga mau mengatur petugas di PPD saat aktifitas rekapitulasi suara di tingkat PPD.
“Tidak boleh, tidak boleh tugas di sini. Tidak boleh KPU orang operator tangani PPD di sini. Ini, nih orang ini..tidak boleh atur berkas di PPD. Tidak ada tugas, kamu terima di KPU, setelah pleno. Tidak ada tugas operator KPU tidak boleh tangani di PPD. Ini kita punya operator ada ini, kita punya operator ppd, dia yang sebenarnya harus tangani. Tidak ada tugas, tidak ada aturan yang mengatur bahwa KPU mengatur PPD”. Seperti itu yang di sampaikan salah satu anggota PPD dalam vidio tersebut.
Ketua KPU Deiyai pun angkat bicara, vidio yang beredar terkait keributan yang terjadi di Tigi Timur kabupaten Deiyai.
Saat di konfirmasi, melalui telepon selulernya kepada wartawan Ketua KPU Deiyai membantah hal tersebut. Ia menjelaskan bahwa yang terjadi saat itu adalah Staf dan Kasubag KPU mendatangi PPD untuk melakukan supervisi terhadap rekapitulasi yang akan dilakukan oleh PPD Distrik Tigi Timur. Karena waktu yang dijadwal kan untuk pleno jam 9 pagi, namun sudah lewat dari jam yang di jadwalkan.
Yulianus Mote mengatakan selanjutnya pada saat ingin melakukan supervisi, salah satu anggota PPD tigi timur tidak mengijinkan dan melarang staf KPU untuk masuk melakukan supervisi terhadap rekapitulasi yang mereka lakukan.
“Proses rekapitulasi berjalan aman. Mengingat waktu, Jadi sementara mereka sedang rekap dan jam berapa akan dilakukan pleno. Sementara jadwal undangan yang dibagikan sudah lewat dari jam 9 pagi”.
Ketua KPU mengatakan hingga saat ini, proses rekapitulasi di distrik tigi timur berjalan aman terkendali.
(Lisa)







Apa komentar anda ?