ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Redaksi Nokenlive.com
  • Advertise
  • Syarat dan Ketentuan
  • Contact
  • Ketentuan Penggunaan
Jumat, Juni 19, 2026
  • Home
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Papua Tengah
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal
  • Home
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Papua Tengah
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal
No Result
View All Result
No Result
View All Result
  • Home
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Papua Tengah
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal

Home » Labewa Tuntut Keadilan Pada Perekrutan CASN Papua Pegunungan Yang Janggal

Labewa Tuntut Keadilan Pada Perekrutan CASN Papua Pegunungan Yang Janggal

Oleh : Noken Live
25 September 2024
Di Papua Pegunungan
0
Labewa Tuntut Keadilan Pada Perekrutan CASN Papua Pegunungan Yang Janggal

Jayawijaya, Nokenlive.Com – Himpunan Lahir Besar Wamena (Hi-Labewa) melakukan demonstrasi ke Kantor Badan Kepegawaian Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Provinsi Papua untuk menuntut keadilan pada perekrutan calon aparatur sipil negara (CASN) Tahun 2024 karena organisasi ini mendapati banyak kejanggalan yang merugikan banyak pihak.

Ketua Hi-Labewa Semuel Pigai di Wamena, Rabu, 25 September mengatakan kejanggalan yang dirangkum misalnya peserta dengan kartu tanda penduduk (KTP) dari Aceh bisa lolos dalam seleksi di Papua Pegunungan, sementara masyarakat setempat dengan berkas yang lengkap tidak lolos.

“Kejanggalan lain misalnya ada yang melamar dengan berkas yang tidak lengkap yaitu surat keterangan kepala suku, maupun surat dari dikti forlap tetapi bisa aplikasi terima dan kasi lulus memenuhi syarat,” katanya.

Mereka melakukan demonstrasi sebab ada dugaan oknum-oknum birokrasi di Papua Pegunungan sengaja membatasi masyarakat lokal dalam pendaftaran untuk mendatangkan orang dari luar Papua.

“Orang luar jangan datang mengambil orang-orang di sini punya hak,” katanya.

Demonstran meminta pemerintah membatalkan hasil seleksi berkas yang sudah dikeluarkan, sebab banyak peserta tidak lolos dan pemerintah tidak bisa membuktikan alasan yang menyebabkan mereka tidak lolos.

“Mereka bukan gugur secara admnistrasi tetapi mereka digugurkan secara paksa artinya ada orang BKD yang sedang bermain untuk mereka digugurkan dan kalau tidak diakomodasi kami akan gugat pemerintah provinsi di PTUN sebab kami punya bukti-bukti,” katanya.

Walau nyatanya mereka yang melakukan demonstrasi ini adalah masyarakat asli Papua, lahir dan besar atau tinggal sangat lama di delapan kabupaten se-Provinsi Papua Pegunungan namun pemerintah mewajibakan mereka mendaftar sebagai warga Nusantara.

“Masa dalam pendaftaran itu kita yang Orang Asli Papua (OAP) harus pilih Non OAP,” katanya.

Semuel mengharapkan pemerintah memberikan solusi sebelum masa sanggahan penerimaan CASN berakhir pada 27 September mendatang. Pada penerimaan CASN pemerintah membagi kuota 80 persen orang asli Papua dan 20 persen warga Nusantara.

Walaupun mereka adalah penduduk Papua Pegunungan karena lahir dan besar di sini, pemerintah tidak mengakomodasi mereka dalam formasi orang asli Papua Pegunungan. Mereka menolak disebut warga Nusantara sebab mereka adalah anak-anak pionir yang merintis pembangunan di Pedalaman Papua kala itu.

“Hari ini kami palang sampai dengan penjabat gubernur dan penjabat sekda datang ke tempat ini supaya kita diberikan keterangan yang jelas kalau tidak kita akan bertahan di sini,” katanya.

REDAKSI

Tags: Aparatur Sipil NegarajayawijayaPspus Pegunungan
BagikanTweetKirimBagikan
Berita Sebelumnya

Bupati Jayawijaya Turun Kampung Motivasi Masyarakat Bertani

Berita Selanjutnya

Duet Rettob – Kemong di Pilkada Mimika, Ketua La Poro : Tidak Ada Yang Lebih Baik Selain JOEL

Berita Terkait

Kasus Scabies, Malaria, dan Diare Meningkat di Yalimo, Plt Kepala Puskesmas Elelim Ajak Warga Tingkatkan Kebersihan
Kesehatan

Kasus Scabies, Malaria, dan Diare Meningkat di Yalimo, Plt Kepala Puskesmas Elelim Ajak Warga Tingkatkan Kebersihan

Bupati Yalimo Tegaskan Proses Penindakan 137 ASN Mangkir Berpuluh Tahun, Tim Khusus Mulai Bekerja
Papua Pegunungan

Bupati Yalimo Tegaskan Proses Penindakan 137 ASN Mangkir Berpuluh Tahun, Tim Khusus Mulai Bekerja

Datangi TKP, Pemkab Lanny Jaya Pastikan Kebenaran Insiden Ledakan yang Tewaskan Seorang Warga Melagi
Papua Pegunungan

Datangi TKP, Pemkab Lanny Jaya Pastikan Kebenaran Insiden Ledakan yang Tewaskan Seorang Warga Melagi

Pesan Bupati Elvis Tabuni : “Kepala Kampung Segera Bentuk Aparat Desa Sebelum Dana Kampung Cair”
Papua Pegunungan

Pesan Bupati Elvis Tabuni : “Kepala Kampung Segera Bentuk Aparat Desa Sebelum Dana Kampung Cair”

Berita Lainnya

Apa komentar anda ?

Nokenlive - Berita Papua Terkini

Menyuarakan Pembangunan di Papua dalam Berbagai Aspek Kehidupan

Ikuti Kami

  • Tentang Kami
  • Redaksi Nokenlive.com
  • Advertise
  • Syarat dan Ketentuan
  • Contact
  • Ketentuan Penggunaan

© 2018 Nokenlive - Berita Terkini Seputar Papua

Selamat datang kembali

Masuk dengan akun anda

Lupa kata sandi?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email untuk mereset kata sandi

Masuk

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tentang Kami
  • Redaksi Nokenlive.com
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Politik dan Pemerintahan
  • Ekonomi & Bisnis
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Daerah
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal

© 2018 Nokenlive - Berita Terkini Seputar Papua