Nabire, Nokenlive.com – Untuk meningkatkan tata kelola barang milik daerah yang lebih baik dan akuntabel serta mendukung tata kelola pemerintahan yang bersih dan transparan, Pemerintah Provinsi Papua Tengah menggelar rapat koordinasi implementasi permendagri nomor 7 tahun 2024. Jumat, (20/09/2024).
Hal tersebut disampaikan oleh, Staff Ahli Gubernur Bidang KSDMPO, Ukkas S.Sos., M.KP mewakili pj gubernur saat membacakan sambutannya.
“Rapat ini merupakan momen yang sangat tepat. Tidak hanya untuk meningkatkan tata kelola barang yang akuntabel dan baik tetapi juga mendukung tata kelola pemerintahan yang baik dan bersih”. Ucapnya.
Menurutnya barang milik daerah adalah salah satu komponen penting dalam pengelolaan keuangan daerah. Yang mana dengan pengelolaan yang tepat, sehingga pemanfaatan aset daerah dapat dimaksimalkan untuk kesejahteraan masyarakat.
“Dalam Permendagri nomor 47 tahun 2021 memberikan panduan yg jelas terkait bagaimana proses pembukuan inventarisasi hingga pelaporan barang milik daerah harus di lakukan”. Ujarnya.
Dikatakan bahwa Hal ini sangat penting agar setiap aset yang di miliki pemerintah daerah (khusus provinsi papua tengah) dapat tercatat dengan baik,dikelola secara efektif, dan di pertanggungjawabkan dengan transparan.

Lanjut, sedangkan di PERMENDAGRI Nomor 7 tahun 2024 memperbaharui dan memperkuat ketentuan tentang pengelolaan barang milik daerah, mulai dari perencanaan, penggunaan, pemanfaatan, hingga penghapusannya.
Rapat yang di laksanakan di aula gubernur provinsi papua tengah di hadiri oleh pejabat tinggi pratama di lingkungan pemerintah provinsi papua tengah, para sekretaris dan pengurus barang di lingkungan pemerintah provinsi papua tengah, serta tamu undangan lainnya.
Untuk itu, Pengelolaan milik daerah harus dilakukan dengan penuh tanggungjawab dan mengikuti aturan yang telah ditetapkan.
Dirinya berharap melalui kegiatan ini dapat dipahami kewajiban dan tanggungjawab dalam pengelolaan barang milk daerah, serta diterapkan sebaik-baiknya baik di tempat kerja dan lainnya.
“Terimakasih untuk seluruh pihak, mari bersama jaga integritas dan pengelolaan aset daerah, demi kemajuan provinsi papua tengah”. Tutupnya.
(Lisa)







Apa komentar anda ?