JAYAWIJAYA, Nokenlive.Com – Pemerintah Kabupaten Jayawijaya, Provinsi Papua Pegunungan pada Kamis, 4 Juli 2024 melakukan pertemuan dengan beberapa instansi terkait untuk membahas langkah pencegahan AIDS, Tuberkolosis dan Malaria (ATM) menuju eliminasi tiga penyakit tersebut pada Tahun 2030.
Penjabat Bupati Jayawijaya Tonny Mayor dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Pelaksana Tugas Sekda Jayawijaya Pilatus Lagowan pada pertemuan perencanaan anggaran pengendalian penyakit ATM di Jayawijaya, mengharapkan pertemuan dua hari itu memberikan gambaran terkait langkah yang hendak dilakukan menuju eliminasi 2030.
“Saya harap kiranya peserta dapat mengikuti pertemuan ini dengan serius dan disiplin, agar dapat menghasilkan dokumen perencanaan dan anggaran Tahun 2025 yang bermanfaat bagi kepentingan pengendalian ATM di Jayawijaya,” katanya.
Ia mengatakan ketiga penyakit itu seringkali diasosiasikan sebagai penyakit yang erat kaitannya dengan kemiskinan dan ketidakseimbangan sosial ekonomi di masyarakat.
Sementara dari konteks kebijakan politik pemerintah, ketika kasus ini belum terkendali, dapat menjadi indikator bahwa negara belum optimal memberikan fasilitas kesehatan yang mumpuni bagi masyarakat. Namun dirinya optimis ATM bisa ditangani melalui kerja sama lintas sektor secara disiplin dengan agenda penyelesaian yang dipahami bersama-sama.
“Upaya penyelesaian kasus-kasus ini pada dasarnya secara signifikan dapat diselesaikan oleh negara dengan kategori miskin karena ATM pada dasarnya adalah jenis penyakit yang dapat dicegah,” katanya.
Ia mengatakan undang-undang telah mengatur kebijakan pemerintah untuk menyusun dokumen perencanaan pembangunan sesuai standar minimal kesehatan dan hal itu yang perlu dijadikan panduan sehingga pembangunan kesehatan di tingkat nasional dapat berkesinambungan hingga ke daerah.
“Pertemuan ini sangat penting mengingat di daerah ini memiliki kasus ATM yang sangat tinggi, dan sekaligus dapat membantu Pemerintah Kabupaten Jayawijaya, dalam menggunakan program dari sumber dana otonomi khusus untuk orang asli Papua,” katanya.
Penulis: Fritson Yewun
Editor: Linda





Apa komentar anda ?