
Jayapura, Nokenlive.com
Salah satu program Proyek Prakarsa Ketangguhan Bencana Indonesia (Indonesia Disaster Resilience Initiatives Project, IDRIP) yakni pemasangan Rambu Bencana dan Jalur Evakuasi Bencana Tsunami di Kota Jayapura mendapatkan tanggapan dari Kepala Kampung Holtekamp, Abraham Merauje saat ditemui disela-sela kegiatan Sosialisasi yang menghadirkan Kepala Stasiun Geofisika Klas 1 Jayapura, Herlambang Huda, S.Si M.Si.
“Saya pikir hal ini penting sekali karena kita tahu bahwa Pantai Holtekamp ini langsung berhadapan dengan Laut Pasifik yang rentan terhadap ancaman gempa bumi dan tsunami, sehingga masyarakat bisa memahami jalur evakuasi untuk menyelamatkan diri”, paparnya kepada redaksi Nokenlive.com.
Adapun terkait lokasi jalur evakuasi diakuinya cukup jauh dari garis pantai, sehingga kedepan, dirinya berharap pemerintah pusat bisa membangun shelter yang selain bisa digunakan warga untuk menyelamatkan diri, sehari-hari bisa dimanfaatkan untuk pemberdayaan masyarakat asli kampung Holtekamp. “Lokasi titik kumpul yang lebih tinggi kita tahu agak jauh, sehingga saya berharap kedepan pemerintah pusat bisa membangun shelter, selain untuk bencana kesehariannya bisa bermanfaat untuk warga asli kampung Holtekamp”, ucapnya antusias.
Untuk diketahui pemasangan rambu bencana dan jalur evakuasi bencana Tsunami, dilaksanakan di seluruh wilayah Indonesia termasuk di 6 kelurahan wilayah Kota Jayapura. (Redaksi)




Apa komentar anda ?